benuanta.co.id, NUNUKAN – Untuk memastikan pendistribusian gas elpiji ini tepat sasaran, Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam langsung turun ke salah satu pangkat gas elpiji yang berada di Sedadap, Kelurahan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan Selatan.
Fajrul mengungkapkan, ia merasa sangat prihatin melihat masyarakat yang harus melakukan antrean panjang hingga berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas.
“Panjang sekali, kemarin saya lihat itu sudah seperti lautan manusia, mau itu orang tua atau anak-anak semuanya ikut mengantre,” kata Fajrul kepada benuanta.co.id, Jumat (17/1/2025).
Dikatakannya, antrean panjang ini terjadi karena distribusi gas yang tidak sesuai wilayah, sehingga banyak warga dari luar Kelurahan Mansapa, seperti Panamas, Kampung Nelayan, dan Tanjung Harapan, yang terpaksa ikut antre di pangkalan tersebut karena nama mereka tercatat di sana, bukan di kelurahan masing-masing.
“Menurut saya, kondisi ini tidak efisien dan memberatkan masyarakat. Warga harus menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan gas. Harusnya pendistribusian dilakukan sesuai kelurahan masing-masing,” ungkapnya.
Sehingga, Ia meminta pihak agen dan pangkalan untuk memperbaiki sistem distribusi agar lebih merata dan terpusat di setiap kelurahan.
Ditambahkannya pangkalan di kelurahan seperti Mansapa, Panamas, dan Kampung Nelayan bisa melayani masyarakat Nunukan Selatan. Selain itu, Fajrul juga menyoroti mekanisme pendataan yang menyebabkan warga harus pindah ke kelurahan lain.
“Masalah pendistribusian gas elpiji ini harus menjadi perhatian serius untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok warga, dan hal ini perlu dicarikan solusi agar masyarakat tidak perlu jauh dengan antrean panjang,” jelasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







