benuanta.co.id, TARAKAN – Penjabat (Pj) Wali Kota Tarakan, Dr. Bustan, menyampaikan evaluasi terhadap 111 indikator penilaian dan capaian 10 indikator prioritas. Meliputi pengendalian inflasi, penanganan stunting, pengelolaan BUMD, peningkatan pelayanan publik, pengurangan pengangguran, pengentasan kemiskinan ekstrem, sektor kesehatan, penyerapan anggaran, serta pengelolaan perizinan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Komjen. Pol. Drs. H. Tomsi Tohir Balaw, M.Si., pada Selasa (14/1/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Sekjen Kemendagri. Bustan juga melaporkan pelaksanaan tugas sebagai Pj Wali Kota Tarakan termasuk isu-isu strategis di Kota Tarakan, selain itu ia juga melakukan konsultasi dan koordinasi.
Tak hanya itu saja, ia turut melaporkan kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Tarakan yang berlangsung aman, tertib, dan damai. Isu-isu terkait konflik sosial yang menjadi perhatiannya disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan ketertiban di masyarakat.
“Sekjen Kemendagri memberikan arahan agar Pj Wali Kota terus bekerja secara optimal di sisa masa jabatannya. Ia menekankan pentingnya mengidentifikasi dan merespons keluhan masyarakat, khususnya terkait pelayanan seperti kemudahan perizinan, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan kebudayaan,” ujarnya.
Sekjen juga mendorong inovasi dalam mempercepat proses pelayanan publik, termasuk pengurangan durasi waktu penyelesaian layanan administrasi.
“Selain itu, pak Sekjen Kemendagri menekankan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah untuk memastikan pemanfaatannya tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kota Tarakan,”pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







