benuanta.co.id, TARAKAN – Bersamaan dengan pemerintah, Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan di tanggal 1 Maret 2025 dan 1 Syawal 30 Maret 2025 mendatang.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara (Kaltara), Syamsi Sarman. Ia mengungkapkan berdasarkan perhitungan metode hisab 1 Ramadan akan jatuh di tanggal 1 Maret dan Tarawih pertama di tanggal 28 Februari.
“Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 1 Maret 2025 jadi 28 Februari itu sudah tarawih pertama. Insya Allah sepertinya sama dengan pemerintah karena di kalender resmi, kalender yang beredar itu sama 1 Maret nanti,” jelasnya, Rabu (15/1/2025).
Kendati demikian, 1 Syawal Muhammadiyah bisa saja tidak sama dengan pemerintah karena berdasarkan kalender, pemerintah menetapkan satu Syawal di tanggal 31 Maret. Ia menjelaskan jumlah hari puasa juga berbeda, Muhammadiyah hanya 29 hari sedangkan pemerintah 30 hari.
Syamsi membeberkan, bisa saja 1 Syawal bersama dengan pemerintah karena berdasarkan perhitungan Muhammadiyah, pada tanggal 30 Maret tinggi hilal Ramadhan akan mencapai 6 derajat.
“6 derajat itu kemungkinan dilihat itu sangat besar sehingga bisa jadi sama tapi bisa juga tidak sama untuk Syawal atau Idhul Fitri-nya tapi kalau untuk Ramadan sepertinya sama ya,” ungkapnya.
Kesamaan Ramadhan dan Syawal antara Muhammadiyah dan pemerintah memang sering terjadi. Menurutnya, dalam kurun waktu 5 tahun dapat terjadi satu hingga dua kali.
“Ya biasanya sih dalam 5 tahun itu hanya satu dua kali. Jadi tidak setiap tahun itu sama kadang ramadannya yang sama syawalnya yang berbeda ataupun kadang syawalnya yang smaa Ramadannya yang beda,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Yogi Wibawa







