benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Menuju sistem Merit penilaian ASN berbasis online, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bakal meninggalkan sistem asesmen dalam memberikan penilaian kinerja ASN.
Saat ini baik memberikan penilaian dan melakukan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Pemprov Kaltara masih menggunakan cara manual yakni melakukan asesmen.
Namun menurut Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kaltara, Pollymaart Sijabat, ke depannya Pemprov Kaltara bakal meninggalkan cara asesmen dalam melakukan penilaian ASN.
“Mungkin tidak dalam waktu dekat, tapi kita akan menuju ke sistem merit. Karena sistem merit ini sendiri merupakan pembaharuan dari sistem asesmen,” kata Pria yang akrab disapa Polly, pada Rabu, 15 Januari 2025.
Ia menuturkan jika nantinya sistem merit ini berlaku di Kaltara maka dalam hal penilaian kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. ASN tidak perlu lagi melakukannya secara manual.
Melainkan melakukan sistem input data terpusat yang nantinya semua kualifikasi, kompetensi, dan kinerja ASN akan terbaca di sistem merit.
“Jadi memang berbasis online terbuka sistemnya ini dan nanti masyarakat juga mudah melihat capaian dari si ASN ini,” jelasnya.
“termasuk dalam melakukan seleksi JPT Pratama, nanti ASN tidak lagi mengikuti seleksi A dan Seleksi B, tinggal input data kinerja dan melakukan wawancara secara langsung ke Pihak terkait,” lanjutnya.
Meski sistem merit ini belum memiliki kepastian waktu untuk digunakan di Kaltara. Namun Polly menegaskan kalau Pemprov Kaltara akan mengupayakan sistem merit ini bisa digunakan pada akhir tahun 2025.
“Setidaknya ditahun 2026 nanti kita harus menuju sistem merit ini. Makanya semua sedang kita persiapkan termasuk SDM dan SDA di lingkungan Pemprov Kaltara,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







