benuanta.co.id, TARAKAN – Satu bangunan rata dengan tanah di Jalan Flamboyan, Gang Lunto Gunung, RT 27, Kelurahan Karang Anyar, Kota Tarakan pada Ahad, 5 Januari 2025 sekira pukul 23.13 WITA.
Pantauan benuanta.co.id, Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, kepolisian dan stakeholder terkait bekerja sama memadamkan api di tengah derasnya hujan.
Kebakaran ini menyebabkan satu bangunan rumah milik Mbah Sina habis terbakar. Menurut keterangan Ketua RT 27, Kelurahan Karang Anyar, Awi Yono, rumah tersebut hanya dihuni oleh Mbah Sina dan anaknya, Kliwon.
Awi menuturkan saat kejadian api tiba-tiba membesar dengan cepat. Belum diketahui penyebab dari kebakaran tersebut. “Kebakaran terjadi kami langsung telepon PMK jam 11 (malam) tadi apinya sudah membesar,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, Mbah Sina harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami shock saat kebakaran.
“Sempat diselamatkan nenek itu oleh tetangga. Jadi selamat semua tapi neneknya usia 86 tahun kan sudah tua. Dibawa ke Rumah Sakit Pertamedika karena shock, dia pingsan” ungkapnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Tarakan, Marthen Rombe menuturkan, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyelidikan dan pengumpulan data.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut, PMK Kota Tarakann langsung menurunkan petugas dari sektor terdekat yaitu sektor barat. Informasi terkait korban pun masih nihil karena masih dalam pendataan.
“Dari sektor barat langsung melalukan tindakan. Tadi cuma proses pemadaman, pendinginan juga sudah selesai. Kondisi sudah aman terkendali dan sekarang sudah persiapan kembali ke Mako,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







