benuanta.co.id, TARAKAN – Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur meringkus dua pelaku pencurian yang aksinya sempat viral di sosial media. Aksi kedua pelaku ini dilancarkan di sebuah rumah yang berada di RT 14 Jalan Pattimura, Kelurahan Pamusian pada Selasa, 31 Desember 2024.
Dalam rekaman CCTV yang tersebar di sosial media, tampak dua pelaku menggunakan motor berhenti di sebuah rumah dan mengambil satu buah tas di teras rumah tersebut.
“Pada saat kita lihat video itu viral, Unit Reskrim langsung menindaklanjuti dengan menuju rumah korban. Kita mendapatkan rekaman CCTV dan kita identifikasi (pelaku) dari motornya,” ujar Kapolsek Tarakan Timur, IPTU Gisca Yashella, Jumat (3/1/2025).
Setelah mengidentifikasi plat motor yang terekam kamera CCTV, polisi pun melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi motor tersebut yang ternyata merupakan motor rental. Sehingga, Unit Reskrim Polsek Tarakan Timur berhasil mengamankan lebih dulu pelaku berinisial A pada hari itu juga.
“Dari pelaku yang pertama kita kembangkan lagi, baru kita dapatkan pelaku satunya lagi berinisial I itu keesokan harinya pada 1 Januari 2025,” lanjutnya.
Adapun kedua pelaku telah menggunakan hasil curiannya berupa uang Rp 1,5 juta yang ada di dalam tas tersebut untuk membeli makan dan rokok. Sementara barang bukti lain, berupa tas dan dompet di buang oleh pelaku di sekitar Gunung Belah. Dari kejadian ini, Gisca menyebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 2,5 juta.
“Uang tunainya sudah habis. Barang buktinya sudah kita amankan juga, seperti tas dan dompet. Kartu-kartu di dalam dompet itu juga di buang,” tambah Gisca.
Lebih lanjut, pelaku berinisial A merupakan residivis yang sudah tiga kali keluar masuk Lapas. Untuk kasusnya di antaranya pencurian dan penggelapan.
“Terakhir bebas itu tahun 2022. Jadi kedua pelaku ini memang berteman,” tuturnya.
Untuk diketahui, sendiri merupakan seorang pekerja yang tengah melakukan renovasi di rumah tersebut. Korban meninggalkan tasnya di depan teras rumah tersebut dan melakukan renovasi di rumah bagian dalam.
“Rumah itu memang di renovasi, korban itu tukang yang lagi merenovasi rumah itu. Posisi tas itu di teras diletakkan di atas meja,” pungkas Gisca. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







