benuanta.co.id. NUNUKAN – Banjir merendam pemukiman warga di Kecamatan Sembakung hingga saat ini belum juga kunjung surut. Karena debit air sungai di wilayah Lumbis sempat mengalami kenaikan hingga 9 meter, namun Kamis, 26 Desember 2024, sudah di level 8,3 meter pada pukul 06.58 Wita.
Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman, melalui Kasubid Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Muhammad Basir menjelaskan, banjir ini sempat terjadi kenaikan di wilayah Kecamatan Lumbis, dan berimbas di Kecamatan Sembakung, hingga saat ini banjir mengalami kenaikan secara perlahan.
“Sebelumnya ketinggian air di Lumbis 9 meter pada pukul 20.48 Wita, dan pagi hari dilevel 8,3 meter sekitar pukul 06.58 Wita, sudah ada penurunan,” kata Basir, Kamis (26/12/2029).
Sedangkan kondisi air di Sembakung mengalami kenaikan di level 4.27 meter. Ada kenaikan sekitar 07cm dari pantauan sebelumnya 4.20 meter. Karena wilayah Lumbis sudah perlahan surut, sehingga banjir di Sembakung kemungkinan juga akan surut.
Untuk sementara volume kenaikan air di Sembakung tidak secepat kemarin pagi, hingga siang hari, mulai sore hingga malam tadi kenaikan air mulai berkurang dari pantauan semalam hingga pagi ini, kenaikan cuman 7 cm dengan perkiraan waktu sekitar 11 jam.
“Mudah-mudahan debit air dari hulu sungai cepat surut,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







