benuanta.co.id, TARAKAN – Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Tarakan akan membentuk Relawan Kebakaran (Redkar) untuk membantu PMK mensosialisasikan pencegahan kebakaran di tengah masyarakat Kota Tarakan.
Program tersebut digalakkan oleh PMK Tarakan karena mengingat banyak kejadian kebakaran yang disebabkan oleh human error atau ketidaktahuan masyarakat untuk mencegah dan melakukan penanganan dini saat terjadi kebakaran.
Kepala Bidang (Kabid) PMK Kota Tarakan, Marthen Rombe mengatakan, program ini akan mulai digalakkan tahun 2025. Redkar merupakan program pemberdayaan masyarakat untuk membantu masyarakat mengetahui pencegahan dan penanganan kebakaran ditingkat sekolah, kelurahan, kecamatan dan kelompok masyarakat.
“Kita harapkan yang namanya relawan benar-benar relawan kita hanya bisa membekali mereka dengan ilmu yang kami punya kalau ada anggaran kami akan coba memberikan sarana-sarana yang sederhana berupa Apar atau contoh-contoh alat-alat yang bisa dipakai untuk pemadaman api,” ujarnya, Selasa (17/12/2024).
Ia menegaskan pihaknya sangat membutuhkan kerjasama masyarakat dalam mensukseskan program ini untuk mengurangi terjadinya kebakaran. Dikatakan Marthen, terkait relawan sendiri sudah diatur dalam peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) .
Redkar sendiri bertugas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan kebakaran, dimana sebelumnya PMK akan melatih para relawan. Selain itu, Redkar akan memberikan informasi jika di lokasi mereka terjadi kebakaran. Serta membantu penanganan dini dalam kebakaran.
“Untuk perekrutan kami kerja sama dengan kelurahan karena ini akan di-SK-kan dari kelurahan dulu lalu kemudian diserahkan kepada kami kalau kelurahan merasa tidak mampu untuk melakukan itu kami akan membantu dengan sosialisasi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Ramli







