benuanta.co.id, TARAKAN – Selepas mengkonsumsi sabu, pria berinsial A dan R ditangkap oleh Satreskoba Polres Tarakan di Jalan Kusuma Bangsa, Gang Dermaga RT 1, Kelurahan Gunung Lingkas pada Selasa, 12 November 2024.
Awalnya, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa terdapat rumah yang sering terdapat aktivitas narkotika. Barulah sekira pukul 00.00 WITA, Tim Opsnal menuju TKP dan mendapati A di teras rumah tersebut.
Kasat Reskoba Polres Tarakan AKP Irwan melalui KBO Reskoba IPTU Juani Aing mengatakan, A langsung diamankan saat itu. Sementara R diamankan di dalam rumah.
“Saat akan masuk ke dalam rumah, petugas mendapati sesuatu yang mencurigakan. Karena, saat pintu rumah tersebut diketok, hampir 10 menit pintu rumah tidak dibuka. Pas dibuka ada R di dalam,” jelasnya, Jumat (15/11/2024).
Tim Opsnal pun langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Petugas juga mendapati adanya 3 bungkus sabu dengan berat 0,9 gram di kolong rumah. Diduga sabu tersebut dibuang pelaku saat mengetahui ada petugas yang datang.
Diketahui, rumah tersebut dijadikan sebagai lokasi berjualan sabu dan tempat mengkonsumsi sabu.
“Kita amankan juga barang bukti lain berupa alat hisap narkotika dan timbangan. Sebelum diamankan, mereka ini habis pakai narkotika dan setelah di tes urine didapati positif menggunakan narkotika,” lanjutnya.
Adapun R merupakan target operasi (TO) Satreskoba Polres Tarakan. Berdasarkan pengakuan pelaku, keduanya mendapatkan sabu dari pengedar yang sebelumnya tertangkap di Selumit Pantai berinisial S.
Juani menyebut, bahwa modus keduanya berjualan yakni melalui salah lubang kecil yang ada di depan rumah.
“Mereka ngakunya berjualan sabu ini hanya sampingan, kerjaannya karyawan swasta. Mereka jual paket kecil Rp 100 sampai Rp 150 ribu,” tandasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa