Jadi Daya Tarik, Iraw Tengkayu Ditarget Jadi Event Nasional 2025

benuanta.co.id, TARAKAN – Perhelatan Iraw Tengkayu di Tarakan kembali menjadi sorotan sebagai salah satu daya tarik utama bagi Kota Tarakan. Event tahunan ini akan digelar pada 5-6 Oktober 2024, dengan harapan dapat menjadi bagian dari kalender event nasional.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan melalui Kepala Bidang SDM Pemasaran dan Ekonomi Kreatif, Rahmat Kartolo menjelaskan bahwa sejak 2021, Iraw Tengkayu sudah berstatus sebagai event nasional hingga 2024.

“Harapan kami, Iraw ini dapat terus berlanjut menjadi event nasional untuk tahun 2025, apalagi salah satu standar yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah peningkatan jumlah wisatawan di suatu daerah,” ujarnya pada benuanta.co.id selasa (24/9).

Baca Juga :  Terpantau Meningkat Sejak Lebaran, Puncak Arus Balik Bandara Juwata Diprediksi pada H+6

Berdasarkan data dari Laporan Hotel Kota Tarakan dan Kantor Imigrasi Kelas II Kota Tarakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Tarakan menunjukkan tren positif setiap tahunnya. Pada 2020, tercatat sebanyak 157.821 wisatawan domestik dan 5.938 wisatawan asing. Angka ini terus mengalami peningkatan, terutama di tahun 2021 yang mencatat 206.238 wisatawan domestik, meskipun wisatawan asing sedikit menurun menjadi 5.239.

Baca Juga :  BPOM Tarakan akan Razia Pangan Pasca Idulfitri

Memasuki tahun 2022, kunjungan wisatawan domestik terus bertambah hingga mencapai 232.017, diiringi peningkatan jumlah wisatawan asing menjadi 7.720 orang. Tren positif ini berlanjut hingga 2023, dengan wisatawan domestik mencapai 283.299 dan wisatawan asing mencapai 9.300.

Sejak 2024 hingga Juli jumlah kunjungan wisatawan domestik sudah mencapai 139.821, sementara wisatawan asing mencapai 6.699. Rahmat optimis bahwa angka ini akan terus bertambah seiring dengan penyelenggaraan event Irau Tengkayu.

Selain Iraw Tengkayu, ada pula event lokal seperti Budaya Gawas Dumud, yang sebelumnya masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN) 2023, sebuah program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun, Rahmat menyebutkan bahwa pada tahun 2024, event ini belum masuk dalam daftar KEN. Rahmat juga mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan dan mempromosikan event-event budaya di Tarakan.

Baca Juga :  Petugas PMK Lepas Cincin di Jari Manis Jenazah Korban Lakalantas

“Dengan meramaikan setiap event budaya, kita tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata, tetapi juga membantu perekonomian UMKM yang hadir dalam acara tersebut,” imbuhnya. (*)

Reporter : Maqbul

Editor: Nicky Saputra 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *