Dorong Pemda Programkan Pengembangan SDM dan ASN Secara Berkala

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong agar setiap Pemerintah Daerah (Pemda) yang ada di wilayah Kaltara dapat melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), baik dengan program daerah atau pun kerja sama dengan swasta.

Selain itu menjadi tujuan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltara tahun 2026-2031, pengembangan SDM yang dilakukan juga bertujuan untuk sinkronisasi investasi industri yang masuk di Kaltara dengan penyediaan pekerja lokal.

Dikatakan oleh Kepala Bapedda-Litbang Provinsi Kaltara, Bertius, saat ini pemetaan lapangan kerja berdasarkan realisasi investasi industri yang sudah berjalan di Kaltara sudah dilakukan.

Baca Juga :  Konektivitas Jalan Diyakini akan Berdampak pada Pembangunan Desa

Penyediaan pekerja lokal juga perlu dilakukan, agar penyerapan tenaga kerja lokal dapat berjalan maksimal.

“Artinya sebelum lapangan kerja itu terbuka luas, SDM lokal juga perlu diperhatikan dan caranya ialah menyiapkan mereka program pengembangan SDM secara berkala,” jelas Bertius, Ahad, 07 Juli 2024.

Lanjutnya, sektor pertanian, perikanan dan industri diproyeksikan akan berkembang selama beberapa tahun ke depan. Dimana hal itu dapat dilihat dari program pemerintah yang banyak memprogramkan pembangunan dan bantuan disektor perikanan dan pertanian serta mulai berjalannya pembangunan industri yang ada di Kota Tarakan dan KIHI.

Baca Juga :  Konektivitas Jalan Diyakini akan Berdampak pada Pembangunan Desa

“Dengan prospek itu kita juga harus menyiapkan kebutuhan tenaga kerja yang profesional, sehingga nantinya SDM lokal kita tidak hanya menjadi buruh saja. Tapi juga mampu menjadi pekerja teknis di bidang tertentu,” tuturnya.

Selain upgrade skill dalam bekerja pengembangan SDM juga harus menyertakan kemampuan dalam berbahasa asing. Menurut Bertius, dengan banyaknya investor asing yang berinvestasi di Kaltara kebutuhan SDM juga harus disertakan dengan komunikasi yang baik yakni dengan menguasai berbagai macam bahasa asing.

“Minimal bahasa Mandarin atau bahasa Inggris agar mereka dapat berkomunikasi dengan baik sehingga SDM lokal kita juga tidak dipandang enteng,” jelasnya.

Baca Juga :  Konektivitas Jalan Diyakini akan Berdampak pada Pembangunan Desa

“Dan kita juga perlu mengapresiasi Pemprov Kaltara dan sudah melakukan hal itu sejak lama. Tidak hanya pengembangan SDM masyarakat biasa saja, tapi juga melakukannya di lingkup pemerintahan. Artinya Pemprov juga sangat serius dalam meningkatkan mutu SDM dan pelayanan publik yang baik,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2560 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *