Waspada! Pasien DBD Berisiko Komplikasi

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue. Gejala DBD yang terlambat dikenali dan diobati dapat mengakibatkan perdarahan dan berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Utara (Kaltara) Usman mengatakan, butuh adanya upaya pencegahan demam berdarah atau DBD dari diri sendiri dan orang di sekitar rumah agar penyakit ini tidak semakin menyebar luas.

Usman menjelaskan demam berdarah dengue alias DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue.

“Jika tidak ditangani dengan tepat, pasien berisiko mengalami komplikasi DBD yang bisa berakibat fatal,” katanya, Kamis (27/6/2024).

“Pencegahan DBD penting untuk dilakukan agar kita terhindar dari risiko tersebut. Mungkin kita sendiri sudah sangat familiar dengan slogan pencegahan demam berdarah (DBD) yang berbunyi 3M menguras, menutup, dan mengubur,” jelasnya.

Namun kata Usman, prinsip pencegahan DBD bukan cuma itu. Cara yang paling utama adalah dengan memastikan  tidak digigit nyamuk Aedes aegypti untuk menghindari penularan demam berdarah. Ini bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan tetap bersih, juga menggunakan penangkal nyamuk agar tidak berkembang biak di rumah.

“Adapun caranya menguras bak mandi, membersihkan tampung air apalagi akhirnya-akhir ini turun hujan otomatis banyak air yang tertampung ditempat-tempat yang tersembunyi,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2652 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *