PPBD Jalur Zonasi Tahun Ini Diklaim Lebih Kondusif

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebanyak 8.248 pendaftar sudah mengisi data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di website sebagai calon peserta didik jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Utara (Kaltara).

Artinya tersisa sekitar 4 ribuan peserta didik lagi dari total akumulasi 11 ribu siswa untuk memenuhi kuota sebagai siswa tingkat SMA dan SMK di Kaltara.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltara, Sudarsono mengungkapkan, pada jalur zonasi yang sudah dibuka sejak dua hari lalu terdapat sekitar 4.845 pendaftar. Adapun evaluasinya, PPDB jalur zonasi tahun ini dinilai sangat kondusif.

“Inilah PPDB yang kami laksanakan dengan sangat hening. Karena para panitia dan kepala sekolah sudah lebih dulu sosialisasi,” ungkapnya, Rabu (26/6/2024).

Selain sosialisasi kepada satuan pendidikan, Disdikbud Kaltara juga melakukan sosialisasi ke calon peserta didik langsung. Apalagi, menyoal jalur zonasi sendiri ditegaskan harus sesuai dengan jarak tempat tinggal siswa ke sekolah.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Sebut PPDB SMA dan SMK Berjalan Baik

“Sistem zonasi tahun ini sangat aman, yang penting harus dilakukan sesuai aturan. Itu yang saya tegaskan ke teman-teman di sekolah,” imbuhnya.

Meski terdapat beberapa temuan, seperti calon peserta didik yang mencoba-coba untuk membuat-buat Nomor Induk Kependudukan (NIK), tapi hal tersebut mampu terdeteksi di sistem sehingga calon siswa langsung melakukan perubahan data.

“Sebaiknya itu tidak usah dilakukan, bersekolah lah sesuai dengan sistem yang sudah kita atur, yaitu zonasi. Semua sekolah kualitasnya sama, sudah kami perbaiki semua, baik sarana prasarana dan kompetensi pendidiknya,” tutur Sudarsono.

Sebagai Penanggungjawab PPDB di Kaltara, Sudarsono mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir dan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memenuhi kuota. Apalagi, jumlah sekolah jenjang SMA dan SMK juga dirasa cukup bahkan lebih untuk mengakomodir para siswa.

Baca Juga :  Kota Tarakan Juara Umum O2SN Jenjang SD dan SMP 

“PPDB nanti kita harapkan tidak ada masalah, karena jumlah lulusan SMP yang akan kita terima di SMA secara normatif itu masih bisa diakomodir, bahkan lebih,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA N 4 Tarakan, Jasmin menuturkan, dalam pelaksanaan PPDB sendiri, pihaknya tetap mengikuti jalur yang sudah ditentukan. Adapun untuk jalur afirmasi, pihaknya tidak dapat memenuhi kuota, sehingga kuota afirmasi dialokasikan ke jalur zonasi.

Sementara untuk jalur perpindahan orang tua juga nihil pendaftar, sehingga pihaknya mengalokasikan ke jalur zonasi.

“Jalur prestasi Alhamdulillah ada pendaftaran sebanyak 54. Saat ini secara keseluruhan kita sudah ada 238 pendaftar zonasi. Kita tunggu sampai tanggal 28 Juni nanti,” tuturnya.

Di SMA N 4 sendiri yang terbilang sekolah baru, pihaknya membuka sebanyak 10 rombongan belajar (rombel) di tahun ini dengan akumulasi sebanyak 360 siswa. Dibandingkan tahun sebelumnya, pihaknya hanya membuka sebanyak 8 rombel.

Baca Juga :  Gubernur Zainal Minta Peserta O2SN Sportif Bertanding

“Kita harapkan kuotanya terpenuhi. Sehingga proses pembelajaran tahun 2024/2025 bisa berjalan lebih baik, karena kita tambah 2 rombel dari tahun lalu,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, operator untuk PPDB juga telah dibekali dengan pelatihan-pelatihan sebelum melaksanakan tugas. Sehingga dalam proses verifikasi juga dapat dilakukan dengan baik. Sejauh ini, tak terdapat kendala yang signifikan. Hanya saja terdapat beberapa calon peserta didik yang mengirimkan dokumen tidak asli.

“Itu kita pro aktif kita sampaikan kembali, pada pendaftar bisa menggunakan dokumen yang aslinya. Pelaksanaan PPDB juga tertib tahun ini,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2563 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *