Turun ke Lapangan, Harga Rumput Laut Disorot Gubernur

benuanta.co.id, Tarakan – Harga rumput laut yang tidak stabil menjadi sorotan tersendiri bagi Gubernur Kaltara. Sebab, eksistensi rumput laut Kaltara perlu dipertahankan untuk peningkatan pendapatan daerah serta masyarakat. Ditegaskan Gubernur, kali ini harus ada campur tangan pemerintah dalam menstabilkan kembali harga rumput laut.

Setelah turun langsung melakukan pengecekan harga rumput laut, Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang meyakini eksistensi rumput laut bisa terus terjaga seiring peningkatan kualitas dari para pembudidaya. Ia menilai, jika kualitas rumput laut sudah konsisten maka tidak menutup kemungkinan harga rumput laut bisa meroket kembali.

Namun begitu, tak jarang harga rumput laut anjlok dan sangat mempengaruhi pembudidaya di Kaltara. Salah satu wilayah yang berdampak dari anjloknya harga rumput laut ini adalah di Mamolo, Nunukan Selatan. Warga mengakui tak jarang harga rumput laut begitu berpengaruh bagi penghasilan para pembudidaya.

Hamzah, seorang pembudidaya rumput laut di Mamolo mengatakan harga rumput laut bukan soal hasil jual dari pembudidaya ke para tengkulak. Namun, harga yang stabil dapat mempengaruhi berbagai sektor pendukung pada pembudidayaan rumput laut.

Baca Juga :  Menko Polhukam Jadi Saksi Pernikahan Razfidandi dan Sarah

“Pastinya berpengaruh seluruhnya. Warga yang bekerja mengikat bibit rumput laut sampai pada pekerja lainnya juga pasti turun upahnya. Jadi kalau harga rumput laut naik, upah juga ikut naik,” terangnya, beberapa waktu lalu.

Marni salah seorang warga Mamolo yang bekerja mengingat rumput laut membenarkan hal tersebut. Menurutnya, selama harga rumput laut anjlok pendapatan warga yang bekerja pada pembudidayaan rumput laut ini ikut terdampak.

“Tahun 2022 lalu harga bisa mencapai Rp40 ribu sekilo sekarang sudah jauh turun Rp8 ribu perkilo. Otomatis warga yang ikut bekerja di sini juga penghasilannya turun. Kami berharap adalah perbaikan harga dari tengkulak ini, dan bisa juga diperhatikan Pak Gubernur persoalan harga rumput laut ini,” harapnya.

Terkait hal itu, Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang berharap warga yang membudidayakan rumput laut tetap menjalankan aktivitasnya sembari meningkatkan kualitas. Dalam hal ini, kata Gubernur, pemerintah tidak pernah tinggal diam dan selalu mencari solusi terbaik untuk mengembalikan harga rumput laut.

Baca Juga :  Menko Polhukam Jadi Saksi Pernikahan Razfidandi dan Sarah

“Selain di Mamolo keluhan-keluhan pembudidaya juga datang dari Binalatung. Di sana juga ada produksi budidaya rumput laut, jadi saya paham sekali apa yang dirasakan para pembudidaya saat harga anjlok,” sebutnya.

Mengenai hal ini, ia berupaya mendorong berbagai pihak untuk duduk bersama mencari solusi harga rumput laut. Bahkan, tak jarang dirinya langsung turun tangan mencari tahu anjloknya harga rumput laut tersebut.

“Di Binalatung beberapa pengusaha rumput laut saya minta tidak menjual rumput lautnya sampai harga normal. Kan rumput laut tidak gampang busuk, dan disimpan dengan waktu yang lama kandar airnya bisa berkurang. Dengan begitu kualitas semakin meningkat akan berpengaruh dengan harga jual,” tuturnya.

Tak sampai di situ, Gubernur juga menyoroti harga rumput laut yang anjlok drastis. Menurutnya, penurunan harga rumput laut tersebut sangat memprihatinkan. Terlebih budidaya rumput laut telah menjadi penghasilan utama bagi warga di Nunukan dan Tarakan.

“Kan ini jauh sekali harga dari Rp 40 ribu tiba – tiba ke Rp 8 ribu itu kenapa dan ini yang kita upayakan cari jalannya. Pemerintah akan turun dalam menstabilkan harga. Banyak faktor yang menyebabkan, tetap kita cari tahu dan saya yakin pasti ketemu solusi terbaiknya,” bebernya.

Baca Juga :  Menko Polhukam Jadi Saksi Pernikahan Razfidandi dan Sarah

Solusi terdekat dari Pemprov Kaltara, kata Gubernur tidak lain harus memiliki pabrik pengolahan rumput laut. Jika Kaltara memiliki pabrik pengolahan rumput laut, menurutnya suatu langkah maju untuk meningkatkan produksi serta harga rumput laut ke depannya.

“Perlu campur tangan pemerintah dalam meningkatkan harga kali ini. Saya berharap para pembudidaya tetap semangat meski harga sendang anjlok. Saya yakin harga rumput laut bisa kembali stabil, Pemprov Kaltara akan upayakan itu,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rewinda

Editor : Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2526 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *