Intervensi Penanganan Stunting Dilakukan Serentak

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah melakukan peluncuran intervensi serentak pencegahan stunting pada pekan kemarin. Kegiatan ini merupakan agenda nasional yang berlangsung pada seluruh daerah di Indonesia.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) DP3AP2KB Provinsi Kaltara, Deddy Prasetya Noor menjelaskan ada tiga tujuan utama kegiatan intervensi serentak penanganan stunting.

Pertama, meningkatkan kunjungan dan cakupan sasaran ke posyandu. Kedua, mendeteksi masalah gizi. Ketiga, memberikan edukasi pencegahan stunting kepada seluruh sasaran yang memiliki masalah gizi.

“Kegiatan intervensi ini membutuhkan dukungan dari semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat desa dan stakeholder terkait,” kata Deddy. kamis, (13/6/2024).

Lanjut dia, Konvergensi antara semua pihak sangat diperlukan di lapangan. Mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai pemantauannya. Melalui intervensi serentak penanganan stunting, pemerintah ingin memastikan penurunan stunting bisa mencapai target 14 persen pada tahun ini.

“Intervensi ini turut mengakurasi angka stunting di Indonesia yang sebelumnya diukur berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Pengukuran ulang tersebut perlu dilakukan karena adanya perbedaan data antara data Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) dan SKI,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Nicky Saputra 

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2563 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *