DPRD Sebut Dinkes Berau Lambat Penanganan Kasus Positif Difteri

benuanta.co.id, BERAU – Kasus positif difteri tercatat 5 di Kabupaten Berau, Kaltim. Ketua DPRD Berau, Madri Pani menilai Dinkes Berau lambat dalam penanganan kasus positif difteri tersebut.

“Penyakit menular ini sudah masuk kategori KLB dan menimbulkan tiga korban meninggal dunia di Bumi Batiwakkal,” ucapnya, Selasa (26/3/2024).

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1997 votes

Kejadian ini sudah terkonfirmasi sejak tahun 2023 lalu, namun baru sekarang Dinkes Berau bergerak atau memberikan imbauan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Setiap Tahun Alur Pelayaran di Berau Mengalami Pendangkalan hingga 30 Cm

“Harusnya segera ditangani, jangan ditutupi. Ini ada penyakit menular bahkan resiko memakan nyawa masyarakat Berau. Harusnya Dinkes gerak cepat,” harapnya.

Madri berharap kejadian seperti ini dapat segera teratasi. Dengan langkah yang cepat, berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mencegah terjadinya penyebaran untuk tidak meluas lagi.

“Tidak hanya itu, kami meminta agar Pemkab Berau melalui Dinkes untuk segera aktif melakukan gerakan penyuluhan, sosialisasi hingga pemberian vaksin Difteri kepada masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga :  Remisi Lebaran, Rutan Berau Bentuk Tim Penguatan

Termasuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti imbauan-imbauan yang telah dikeluarkan Dinkes Berau, demi menghindari penyakit difteri semakin mewabah.

“Mulai dari sekarang, Pemkab Berau dan Dinkes bergerak cepat dan aktif. Jangan sampai ada terjadi lagi, akibat penyakit Difteri ini memakan korban jiwa. Termasuk sosialisasi untuk mengingatkan pentingnya protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Pengunjung ke Ujung Pantai Pulau Derawan Dikenakan Tarif Rp 30 Ribu

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *