Fungsi Utama Keluarga Harus Dirasakan Anak

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Fungsi utama keluarga harus dirasakan anak anak dalam kehidupan sehari-hari. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kalimantan Utara, Wahyuni Nuzband melalui Kepala Bidang P2KB, Dedy Prasetyanur.

Dia mengungkapkan, ada delapan fungsi utama keluarga yang harus bisa dirasakan dalam kehidupan anak. Fungsi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai potensi persoalan yang dihadapi anak. Mulai dari faktor sosial, ekonomi dan budaya.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1999 votes

“Delapan fungsi utama keluarga sangat penting. Tidak hanya untuk menjaga kesejahteraan dan keberlangsungan keluarga, melainkan juga keberlangsungan tumbuh-kembang anak, sehingga anak terhindar dari pola pergaulan yang tidak sehat,” kata Dedy (21/3/2024).

Baca Juga :  Forum Anak Daerah Kaltara akan Dilantik Agustus 2024

Delapan fungsi utama keluarga meliputi reproduksi dan pemeliharaan; sosialisasi; perlindungan dan keamanan; ekonomi; cinta dan dukungan emosional; identitas dan afiliasi; peran dan tanggung jawab; rekreasi dan hiburan.

“Hal ini harus lengkap didapatkan anak di rumah, sehingga mereka tidak mencarinya di luar rumah dan berpotensi menimbulkan hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemenuhan Syarat Kabupaten Kota Layak Anak Sampai 31 Mei

Sementara itu, terdapat sejumlah peran keluarga yang harus berjalan bagi anak di dalamnya. Keluarga sebagai pendidik utama memiliki peran penting dalam pengembangan karakter anak sejak dini. Keluarga berperan penting dalam mengelola keberagaman sosial budaya.

“Keluarga memiliki peran strategis dalam melakukan keberagaman pendidikan. Keluarga yang mampu melaksanakan peran pendidikan dengan baik, akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas,” paparnya.

Baca Juga :  Forum Anak Daerah Kaltara akan Dilantik Agustus 2024

Keluarga berperan dalam mengatur masalah hubungan seksual untuk melanjutkan keturunan melalui ikatan pernikahan. Keluarga berperan dalam mengatur masalah tanggung jawab untuk merawat dan mendidik anak.

“Setiap anggota keluarga harus mencurahkan kasih sayang kepada masing-masing anggota. Keluarga berperan dalam melaksanakan pengendalian sosial terhadap setiap anggota agar tidak melakukan penyimpangan. Keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anggota keluarga sendiri dan mengatur masalah hubungan kekerabatan,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *