KPU Sasar Wilayah Terjauh dan Terpencil untuk Pendistribusian Logistik Pemilu

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pendistribusian logistik pemilihan umum (Pemilu) 2024 menjadi perhatian semua pihak, baik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara maupun dari pihak kepolisian selaku petugas pengamanan.

Untuk wilayah Bulungan, pendistribusian logistik akan dilakukan dan diutamakan bagi daerah-daerah yang terluar, terjauh, terpencil dan terdalam.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani menyebutkan jika pendistribusian paling lambat untuk wilayah yang sulit dijangkau akan dilakukan 2 atau 3 hari sebelum pemungutan suara.

Baca Juga :  Terkait Potensi PSU di Sejumlah TPS, Ini kata Ketua KPU Nunukan

“Jadi, sekitar tanggal 12 Februari 2024, dimulai dengan memilah wilayah terjauh dan terdalam. Sehingga proses pemilu kita pastikan semua berjalan lancar,” ucap Lili kepada benuanta.co.id, Ahad, 4 Februari 2024.

Kata dia, untuk wilayah terdekat akan didistribusikan pada 1 hari sebelum pencoblosan. Selain itu ia menjelaskan, jika proses semua telah dilaksanakan, terlebih logistik telah tersusun dengan rapi dan dikemas serta tersimpan aman di gudang logistik.

“Untuk surat suara yang rusak saat proses pelipatan, sudah kita serahkan kepada KPU Provinsi untuk selanjutnya dilaporkan ke pusat untuk proses penggantian,” jelasnya.

Baca Juga :  PDIP Unggul 16,78 Persen di Hitung Cepat Sementara Indikator Politik

Sementara itu, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha mengatakan salah satu yang sangat ditekankan dalam pelaksanaan pemungutan suara baik sebelum, pada hari pelaksanaan hingga pasca pemungutan adalah logistik. Hal ini merupakan sasaran utama Polresta Bulungan.

“Pada H-1 kita kawal, lalu pemungutan dan perhitungan kita kawal sampai ke tangan PPK dan juga ke gudang logistik,” tuturnya.

Terkait kerawanan baik itu ganguan siber sampai konflik sosial serta segala aspek akan didalami oleh pihaknya. Satu hal yang perlu mendapatkan perhatian hingga diturunkan pengamanan adalah aspek geografis, sosiologis dan historis.

Baca Juga :  TKN Sebut Prabowo-Gibran Serius Wujudkan Makan Siang dan Susu Gratis

“Makanya akan kita tentukan TPS sangat rawan, rawan dan kurang rawan ini berhubungan nanti dengan booking personel. Nanti ada TPS 2 anggota, 1 anggota 1 TPS dan juga 1 anggota 3 TPS,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *