benuanta.co.id, TARAKAN – Meski faktor hujan secara menyeluruh yakni Madden Julian Oscillation (MJO) sudah mulai ke arah timur Indonesia, masih terdapat potensi hujan di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).
Forecaster BMKG Tarakan, Ida Bagus Gede Yamuna mengatakan wilayah Tarakan masih akan berpotensi hujan empat hari ke depan. Kejadian hujan diprediksi terjadi pada tengah malam hingga dini hari. Prediksi hujan ini juga diberlakukan untuk wilayah Bulungan.
“Intensitasnya ringan hingga sedang. Terhitung sampai hari Kamis,” katanya kepada Benuanta, Senin (22/1/2024).
Ia melanjutkan, untuk wilayah Tanah Tidung BMKG memprediksi adanya hujan ringan hingga sedang disertai petir pada malam hingga dini hari. Prediksi ini masih diperkirakan akan terjadi hingga Selasa, 23 Januari 2024.
“Untuk hari selanjutnya hingga, Tana Tidung diprediksi akan berawan,” lanjutnya.
Bagus menguraikan untuk wilayah Nunukan bagian Timur diprediksi cerah berawan hingga berawan. Namun, pada Rabu, 23 Januari 2024, wilayah Nunukan diperkirakan berawan pada tengah malam hingga dini hari. Sementara untuk Nunukan bagian Barat masih ada potensi hujan ringan hingga sedang disertai petir.
“Waktunya siang hari kalau di Nunukan. Pada hari kedua dan seterusnya di Nunukan di prediksi masih berawan,” urainya.
Pun dengan wilayah Malinau juga masih berpotensi adanya hujan disertai petir yang diperkirakan terjadi pada tengah malam hingga dini hari. Prediksi ini berlaku selama tiga hari ke depan.
Berdasarkan analisanya, meski kondisi MJO sudah mulai menjauh, faktor lokal di wilayah kepulauan Kaltara juga masih menjadi penyebab adanya hujan lokal. Seperti kondisi topografi perairan dan daratan utama.
“Seperti Nunukan kemudian Sebatik. Wilayah kepulauan seperti Tarakan. Kalau dataran tinggi itu wilayah Malinau dan Nunukan bagian barat,” pungkas Bagus.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







