Pemprov Kaltara Prioritas Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Anggaran merupakan aspek penting dalam menjalankan suatu pemerintahan. Terutama bagi daerah dalam hal menentukan prioritas pengeluaran untuk menjalankan program-program yang telah direncanakan.

Di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Denny Harianto menjelaskan bahwa anggaran terbesar yang diberikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) adalah pada bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

“Hal ini dikarenakan sifat yang Mandatory atau kepentingan dari ketiga bidang tersebut yang wajib dipenuhi dan layak mendapatkan prioritas,” ucap Denny Harianto.

Salah satu contoh bidang prioritas dalam dana belanja modal adalah Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kaltara.

Baca Juga :  Gubernur Dukung dan Restui PWI Kaltara Mengikuti Porwanas 2024 di Banjarmasin

“Kalau untuk ke Dinas PUPR Perkim kita wajib menganggarkan untuk terkait pelayanan publik yang berdampak pada belanja modal minimal 40 persen, dimana tahun 2024 ini dikucurkan sebesar Rp 550 miliar itu termasuk didalamnya ada DAK,” sebutnya.

Denny menuturkan dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat efektif meningkatkan aksesibilitas terhadap fasilitas publik serta menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur yang masuk dalam agenda prioritas daerah.

Meski bidang infrastruktur memiliki anggaran terbesar, tidak kalah penting juga adalah bidang pendidikan yang dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan kesehatan yang dikelola oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara. Dalam perannya.

Baca Juga :  Dispora Matangkan Persiapan Gelaran POPDA ke-1

Disdikbud bertanggung jawab dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga Kalimantan Utara, termasuk di daerah terpencil. Sementara itu, Dinas Kesehatan memfokuskan program-programnya pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Setelah di bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan selanjutnya kepada OPD-OPD yang mendukung visi misi dan janji politik bapak Gubernur Kaltara dan Wakil Gubernur Kaltara,” paparnya.

Tentunya, peningkatan anggaran juga seiring dengan peningkatan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). APBD murni di Kaltara terus meningkat sejak tahun 2023 yang hanya mencapai Rp 2,99 triliun, hingga tahun 2024 ini meningkat menjadi Rp 3,49 triliun.

Baca Juga :  SPBE Diharap Dapat Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

“Peningkatan anggaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Utara, serta pemerintah dapat terus meningkatkan program-program pembangunan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2660 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *