Target Realisasi Investasi Kaltara di Tahun 2024 Dinaikkan jadi Rp 34 Triliun

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Tahun 2024 ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali diberikan target realisasi investasi yang cukup tinggi dari pemerintah pusat. Target realisasi investasi sebesar Rp 34 triliun. Diketahui, di tahun 2023 pemerintah pusat hanya memberikan target sebesar Rp 29 triliun kepada Pemprov Kaltara.

Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman mengatakan tetap optimis Pemprov Kaltara bisa merealisasikan target investasi tersebut.

Baca Juga :  Kemenkop RI Dukung Penuh Permodalan Koperasi Merah Putih di Daerah

“Hal ini memang menjadi tantangan kita karena target ini merupakan yang tertinggi yang pernah kita dapatkan. Tapi kita optimis akan kembali merealisasikan target itu seperti tahun lalu,” kata Rahman pada Ahad, 14 Januari 2024.

Ia mengungkapkan seiring semakin besarnya potensi investasi yang ada di Kaltara, akan semakin tinggi juga realisasi investasi yang harus ditargetkan. Sehingga pada tahun 2024 ini Pemprov Kaltara bersama DPMPTSP Kaltara semakin mengoptimalkan pokok investasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Extra Dropping dan Gelar Operasi Pasar Sambut Ramadan dan Nyepi

“Dari potensi SDA hingga letak geografis Kaltara memang sangat menjanjikan. Apalagi kita akan menjadi penopang ekonomi IKN,” ujarnya.

“Oleh karena itu dengan pengenalan potensi kepada investor dan memberikan kemudahan pelayanan investasi, kita optimis kalau akan semakin banyak juga pemodal yang akan masuk di Kaltara,” ungkapnya.

Di tahun 2023, DPMPTSP Kaltara melalui RPJMD menargetkan sebesar Rp 7 triliun realisasi investasi dan berhasil menembus angka RP 14,98 triliun pada triwulan III tahun 2024 dan diproyeksikan akan kembali bertambah pada triwulan ke IV.

Baca Juga :  Marak Tambang Ilegal, Kewenangan Dinas ESDM Kaltara Sebatas Perizinan dan Pembinaan Administratif

“Saat ini triwulan ke IV memang belum kita hitung karena masih menunggu laporan dari beberapa perusahaan. Tapi proyeksi kita angkanya akan menembus sekitar RP 25 triliun lebih,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *