benuanta.co.id, TARAKAN – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu), petugas gabungan melakukan patroli ke Tempat Hiburan Malam (THM) secara rutin. Hal ini dilakukan untuk cipta suasana kondusif sebelum Pemilu dengan upaya-upaya preventif dari tim pengamanan TNI-Polri.
Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona melalui Kasat Reskrim, AKP Randhya Sakthika Putra mengatakan terdapat 5 THM yang disasar. Saat melakukan patroli dan tiba di lokasi, petugas langsung mengecek identitas pengunjung dan memeriksa barang bawaan.
“Sasarannya lebih ke senjata tajam (sajam). Jangan sampai membawa sajam. Saat patroli kemarin belum ada yang membawa sajam,” katanya, Ahad (14/1/2024).
Dilanjutkannya, patroli rutin yang digelar ke depan hanya untuk pengamanan saja. Pihaknya tak lagi mengecek perizinan bagi minuman beralkohol yang dijual, lantaran hal ini sudah dilakukan saat Operasi Lilin Kayan.
“Izin minol sudah kita cek sebelum tahun baru. Sudah kita musnahkan juga barang buktinya. Kita fokus sajam dan identitas saja,” sambung Kasat Reskrim.
Saat melakukan patroli, polisi juga melakukan jelang pergantian hari atau tengah malam. Mengingat, beberapa waktu terakhir pihaknya menerima maraknya laporan penganiayaan di THM.
“Perintah juga dari Pak Kapolres untuk meningkatkan eskalasi patroli di THM, supaya tidak terulang lagi. Kita terus lakukan bisa seminggu sekali seminggu dua kali, untuk waktunya itu tidak bisa kita beberkan,” jelas perwira balok tiga itu.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada para pemilik usaha THM agar turut melakukan pengecekan terhadap pengunjung yang masuk. Sejauh ini pengecekan di depan pintu masuk THM menurutnya sudah cukup baik, namun pengecekan terhadap barang bawaan pengunjung harus dilakukan secara detail.
“Sebagai pengelola THM untuk penjagaannya harus diperketat. Kalau bisa ditambah pengamanannya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







