Pembentukan UPTD Pengawasan dan Konservasi di Nunukan, Kriterianya Cukup Banyak 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tingkatkan pengawasan di wilayah pesisir, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara (Kaltara) akan menempatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan dan Konservasi di Nunukan.

Hal ini disampaikan Sekretaris DKP Kaltara Jefri. Proses pengusulan UPTD Pengawasan dan Konservasi di Nunukan tengah berjalan di Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Kaltara.

“Masih proses, karena pengusulan ini dilakukan secara berjenjang, yakni dari pemerintah daerah hingga ke pusat,” kata Jefri kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  9 Hari Perjalanan ke Krayan, Alsintan Kementan Terhambat Sungai Binuang

Jefri mengatakan, untuk pembentukan UPTD, setidaknya ada beberapa kriteria sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang harus terpenuhi. Di antaranya Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana (sarpras) yakni lahan dan gedung. Bahkan, untuk pimpinan UPTD Pengawasan dan Konservasi nantinya maksimal dipimpin oleh golongan eselon III B.

“Sebenarnya kalau untuk ketentuan tersebut diatas kita sudah siap semua, tapi kita masih menunggu proses penempatan personel di lapangan nantinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jam Kerja ASN di Nunukan Alami Perubahan Selama Bulan Ramadan

Dikatakannya, untuk jumlah personel yang dibutuhkan untuk UPTD tipe B setidaknya sebanyak 10 orang. Dengan rincian kepala UPTD, kepala TU, dan 2 pejabat seksi dan staf 4 orang.

Menurutnya, saat ini pihaknya telah memiliki lahan dan gedung, bahkan ia mengaku jika UPTD sudah bisa beroperasi. Namun, pihaknya mengaku masih menunggu anggaran.

“Tentunya dengan hadirnya UPTD Pengawasan dan Konservasi di Nunukan ini dapat mengoptimalkan tugas dan fungsi pengawasan yakni pemulihan untuk wilayah pesisir dan laut seperti terumbu karang,” jelasnya.

Baca Juga :  Pilot Korban Jatuhnya Pesawat di Krayan Dalam Proses Evakuasi Basarnas

Ia juga berharap, dengan adanya penempatan UPTD di Nunukan, dapat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas budidaya rumput laut.

Selama ini problematika pondasi rumput laut yang menutup alur pelayaran kerap kali dikeluhkan oleh berbagai pihak.

“Harapan kita dengan kehadirannya UPTD di Nunukan ini dapat mengoptimalkan dan memperketat pengawasan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *