benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan berupaya melakukan pemeliharan dan pengolaan cagar budaya yang ada di Kaltara.
Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang mengatakan Provinsi Kaltara memiliki banyak situs-situs bersejarah peninggalan Kesultanan Bulungan, makam-makam tokoh pejuang, pahlawan lokal dan makam habib terdahulu. Sehingga, menurutnya agar cagar budaya itu tetap terlestarikan dengan adanya Raperda pemeliharan dan Pengolaan Cagar Budaya, Gubernur Kaltara ingin situs bersejarah ini bisa tetap terlestarikan.
“Apalagi makam-makam tokoh-tokoh penting agama dan masyarakat lokal yang saya lihat banyak dikunjungi oleh masyarakat, tentu hal itu harus kita jaga bersama,” kata Gubernur Kaltara Selasa, 9 Januari 2023.
Ia menuturkan menjaga situs bersejarah ini merupakan hal yang sangat penting. Selain bisa dijadikan wisata untuk masyarakat local, situs bersejarah juga bisa menjadi bahan yang sangat penting bagi pendidikan anak Sekolah, agar memahami sejarah lokal dan melestarikannya.
“Jadi kita mengelola dan melestarikannya juga bukan tanpa tujuan, tapi kita berupaya agar generasi yang ada saat ini tidak buta dengan sejarah dan kebudayaan. Dan saya yakin dengan pengelolaan yang baik situs-situs bersejarah ini juga akan menjadi ekosistem ekonomi baru bagi masyarakat sekitarnya,” tuturnya.
Saat ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Parwisata Kaltara (Kaltara) Pemprov Kaltara berusaha melakukan pendataan terkait cagar budaya yang ada disetiap Daerah Kaltara.
“Datanya sebenarnya sudah ada. Tapi dengan pendataan terpadu kita berharap ada penambahan situs dan cagar budaya yang sempat terlupakan. Makanya adanya Raperda itu sangat penting sebagai penguatan pemerintah,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Nicky Saputra







