benuanta.co.id, Bulungan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltara sebelumnya telah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Total nilai NPHD mencapai Rp 151.815.477.800, di mana KPU Kaltara mendapatkan Rp.128.092.355.800 dan Bawaslu Kaltara mendapatkan sebesar Rp 23.723.122.000. Selain NPHD, Pemprov Kaltara juga menganggarkan anggaran pengamanan Pilkada 2024 untuk empat instansi, yaitu Polda Kaltara, Korem 092/Maharajalila, Lantamal XIII Tarakan, dan Lanud Anang Busra Tarakan.
“Anggaran pengamanan Pilkada ini bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2024, dan bertindak sebagai leading sector adalah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kaltara,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Datu Iqro Ramadhan kepada benuanta.co.id, Kamis 21 Desember 2023.
Perlu diketahui, anggaran pengamanan untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) bersumber dari pusat. Sebelum dialokasikan ke empat instansi, permohonan anggaran pengamanan Pilkada telah dilakukan kepada Pemprov Kaltara, dan akhirnya dianggarkan dalam APBD 2024 sebesar Rp 12 miliar.
“Ini menunjukkan keseriusan Pemprov Kaltara dalam memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan lancar, aman dan damai,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kaltara, Denny Harianto menjelaskan jika anggaran pengamanan pilkada 2024 telah dianggarkan dan diakomodir oleh Satpol PP Provinsi Kaltara. Kata dia, masing-masing instansi telah mendapatkan porsi anggaran yang berbeda sesuai dengan tugas dan jumlah personelnya.
“Belanja hibah pengamanan pilkada 2024 sebesar Rp 12.014.405.000,” sebutnya.
Untuk diketahui, Lanud Anang Busra mendapatkan anggaran sebesar Rp 402.586.000, Polda Kaltara sebesar Rp 8.530.027.000, Korem 092/Maharajalila menerima anggaran sebesar Rp 2.578.352.000 dan Lantamal XIII Tarakan sebesar Rp 503.440.000. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Nicky Saputra







