benuanta.co.id, TARAKAN – Menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Basarnas Tarakan resmi memulai operasi siaga SAR mulai Senin, 18 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024. Sebanyak 60 personel disiagakan di area penyebrangan, penerbangan Tarakan dan Nunukan serta objek wisata.
Saat dikonfirmasi, Kepala Basarnas Tarakan, Syahril mengatakan dalam siaga SAR kali ini pihaknya lebih mengutamakan sisi humanis berupa pendekatan ke masyarakat melakukan edukasi menjaga keselamatan perjalanan saat menggunakan transportasi laut.
“Ada sosialisasi nanti di lapangan dari personel. Personel bersinggungan langsung ke masyarakat. Jadi ada sedikit informasi ke masyarakat,” katanya, Senin (18/12/2023).
Informasi yang diberikan di antaranya penggunaan life jacket saat hendak memulai perjalanan di atas laut, peringatan cuaca dari Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Diuraikan Syahril, Pos Siaga SAR akan didirikan di Pelabuhan Malundung, Pelabuhan Penyeberangan Juata Laut, Pelabuhan Tengkayu II dan Bandar Udara Juwata Tarakan dan satu Pos SAR di Nunukan.
“Kalau Nunukan satu pos saja. Kita nanti gerakkan kapal ke Nunukan selama dua tiga hari lah untuk penguatan,” sebutnya
Sementara untuk siaga di titik objek wisata seperti Pantai Amal pihaknya menyesuaikan kembali dengan tingkat keramaian objek wisata di akhir tahun. Dalam hal ini, sifat personel hanya standby jika pengunjung membutuhkan pertolongan SAR sewaktu-waktu.
“Mungkin lebih ke lonjakan masyarakat ke objek wisata. Biasa kita mobil tapi kalau ramai kita stay. Kalau imbauannya lebih hati-hati melihat dan mengawasi anggota keluarga mereka jangan sampai lepas dari pengawasan terutama anak-anak,” bebernya.
Dalam siaga SAR Nataru 2024 pihaknya mengerahkan seluruh armada yang dimiliki Basarnas Tarakan. Tak hanya di laut, alutsista darat juga akan disiagakan guna operasi mobile di darat. Ditegaskan Syahril, dalam siaga SAR seluruh alutsista harus dimaksimalkan.
Adapun untuk alutsista KN Seta akan bergerak mobile dari Tarakan ke Nunukan. “Habis itu kembali ke Tarakan lagi. Seta sifatnya mobile,” tutup Syahril.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







