Indomaya Perdana Berangkatkan 18 Penumpang ke Tawau

benuanta.co.id, TARAKAN – Pelabuhan Malundung kembali mengoperasikan rute internasional Tarakan- Tawau pada Senin, 27 November 2023. Armada berupa Kapal Indomaya perdana memberangkatkan penumpang dengan jumlah 18 orang tujuan Tawau, Malaysia.

Kasi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Mursalim mengatakan dari 18 penumpang tersebut 2 diantaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA). Pihaknya pun melakukan serangkaian pemeriksaan dokumen perjalanan ke luar negeri terhadap keseluruhan penumpang. Seperti, jika penumpang WNA harus menunjukkan paspor dan izin tinggal yang dimiliki.

“Seluruhnya kepentingan untuk bepergian (liburan). Tidak ada yang untuk bekerja,” katanya kepada Benuanta.co.id, Senin (27/11/2023).

Ia melanjutkan, pada counter pemeriksaan oleh Imigrasi Tarakan masih menggunakan sarana dan prasarana yang terbatas. Saat ini terdapat sistem Boarder Counter Management (BCM) dan perangkat office untuk mengecek status WNA yang akan berangkat.

Baca Juga :  Selama Ramadan Polres Tarakan Antisipasi Balap Liar hingga Penimbunan Bahan Pangan

“Masih terbatas karena ini perdana dibukanya kembali (rute internasional). Kita tetap koordinasi ke Pelindo terkait sarpras penunjang ke depan,” lanjutnya.

Penumpang tujuan Tarakan – Tawau yang berada di kursi penumpang Kapal Indomaya pada Senin, 27 November 2023. (FOTO: ENDAH AGUSTINA/BENUANTA)

Mursalim mengatakan, jalur kedatangan dan keberangkatan juga masih menjadi satu. Tak hanya itu, dari sisi counter bank untuk pembelian Visa on Arrival (VoA) juga belum banyak tersedia. Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Pelindo untuk penambahan sarana dan prasarana.

Diungkapkan Mursalim counter Imigrasi juga akan fokus terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berangkat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya jalur ilegal.

“Semua kelengkapan berkas kita cek. Tujuan keberangkatannya juga. Ini sudah arahan dari Dirjen untuk TKI non prosedur pasti akan kita pantau lebih ekstra,” sambungnya.

Baca Juga :  Ombudsman Angkat Bicara Wacana Pusat Pemerintahan Tarakan Pindah ke Wilayah Utara

Sementara itu, General Manager (GM) PT Pelindo IV Regional Tarakan, Rio Dwi Santoso menuturkan pelayaran internasional di hari pertama ini masih membutuhkan evaluasi ke depan. Ia pun sempat berbincang dengan salah seorang penumpang yang menyarankan terdapat kantin di dalam armada Indomaya.

“Kalau ticketing kita sudah gampang aksesnya. Secara online juga ada, yang go show juga ada,” tuturnya.

Pada keberangkatan perdana ini, penumpang didominasi bukan warga Tarakan, melainkan dari Papua dan Berau. Menurutnya, hal ini bukan suatu masalah.

Disinggung minimnya jumlah penumpang, menurutnya sosialisasi yang dilakukan sudah cukup masif. Apalagi rute Tarakan – Tawau adalah perjalanan yang panjang sehingga membutuhkan persiapan dari penumpang itu sendiri.

Baca Juga :  Puncak Perayaan Imlek 2577 Kongzili, Umat Tionghoa Padati Kelenteng Toa Pek Kong

“Sosialisasi sudah cukup apalagi mayoritas yang berangkat bulan dari Tarakan malahan. Ya perkiraan saya dua Minggu ke depan sudah ramai. Apalagi jelang Natal dan tahun baru,” terang Rio.

Rio juga menyikapi terkait terbatasnya sarana dan prasarana di counter pemeriksaan khususnya Imigrasi. Sejauh inipun pihaknya telah menerapkan sesuai dengan permintaan dari Imigrasi sendiri. Namun, diakuinya masih banyak yang perlu dibenahi.

“Ya masih ada ruang lah untuk ditambah-tambah. Kita sambil jalan dulu. Idealnya memang dua jalur. Kita juga akan rehab pelabuhan,” pungkasnya.

Sekadar informasi, rute internasional Tarakan-Tawau akan berangkat setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 11.00 WITA. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *