Perahu Ketinting Terbalik di Perairan Tias, 3 Orang Meninggal Dunia

benuanta.co id, TARAKAN – Korban atas nama Jaya (30) yang hilang akibat kecelakaan perahu ketinting di pPulau Tias, Kabupaten Bulungan telah ditemukan Tim SAR gabungan pada Ahad, 12 November 2023 siang.

Kecelakaan ketinting akibat cuaca buruk itu terdapat 2 orang selamat, 2 anak-anak meninggal dunia dan 1 orang dalam pencarian pada Sabtu, 11 November 2023 kemarin.

Kepala Basarnas Tarakan, Syahril mengatakan, Jaya (30) ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dengan radius 10,47 nautical mile dari Last Know Position (LKP). Korban ditemukan pada posisi terluar dari posisi diduga laka itu terjadi.

“Di arah ke luar ditemukannya. Kita definisikan yang menemukan itu Tim SAR gabungan bersama masyarakat juga,” katanya Ahad, 12 November 2023.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan akan Lakukan Imunisasi Polio di Posyandu, Puskesmas dan Sekolah

Korban ditemukan dalam kondisi terapung yang diduga setelah tenggelam sejak kemarin. Usai ditemukan pukul 12.45 WITA, korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Tanjung Selor.

Dalam melakukan pencarian selama dua hari, Tim SAR gabungan tak menemui kendala yang signifikan lantaran adanya bantuan dari berbagai pihak. Di antaranya Satpolair Kabupaten Bulungan, pihak keluarga dan masyarakat sekitar.

“Setelah itu operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup. Unsur yang terlibat juga dikembalikan ke satuan masing-masing pada 13.00 WITA,” sambung Syahril.

Diketahui, Jaya saat itu berperan sebagai motoris yang mengendalikan perahu motor tersebut. Namun sayang, cuaca buruk terjadi sehingga dari 5 orang, ia dan dua nyawa lainnya tak selamat. Selain dugaan cuaca buruk, Tim SAR juga belum mengetahui secara pasti penyebab terbaliknya perahu motor tersebut.

Baca Juga :  Perolehan Suara di PSU Meningkat, Gerindra Kokoh Pertahankan Posisi Ketua 

“Kita belum tahu, apakah itu karena arus, atau muatannya sehingga bisa terbalik,” imbuh Syahril.

Melihat fenomena ini, Syahril mengungkapkan pola masyarakat yang cenderung mengabaikan standar keselamatan berlayar. Sehingga kejadian laka di perairan yang berujung pada meninggalnya korban lebih signifikan terjadi. Terlebih, perahu ketinting sangat berisiko tinggi terkait keselamatan.

“Tapi ya kembali ke kesadaran masyarakat. Sama kalanya kalau kita naik motor tidak pakai helm. Kebiasaan masyarakat begitu apalagi naik perahu ketinting. Kita sudah cukup mengimbau juga terkait standar keselamatan, ya memang ini tidak bisa diawasi secara komprehensif. Kembali ke masyarakat itu lagi,” pungkas Syahril.

Baca Juga :  Berikan PMT, Pemkot Target Stunting di Tarakan Tahun Ini Menurun

Berikut data korban selamat:

Nama : Indah

Umur : 25/P

Alamat : Pulau Tias, Kabupaten Bulungan

Nama : Sayu

Umur : 40/P

Alamat : Pulau Tias, Kabupaten Bulungan

Data korban meninggal dunia:

Nama : Yana

Umur : 6/P

Alamat : Pulau Tias, Kabupaten Bulungan

Nama : Nur

Umur : 8/P

Alamat : Pulau Tias, Kabupaten Bulungan

Nama : Jaya

Umur : 30/L

Alamat : Pulau Tias, Kabupaten Bulungan. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2589 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *