600-800 Penerangan Jalan Umum Mati di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Perhubungan (Dishub ) Kota Tarakan membeberkan 600 hingga 800 Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Tarakan tidak berfungsi alias mati.

Terdapat kurang lebih 5.500 PJU yang tersebar di Kota Tarakan. PJU tersebut diserahkan kepada Dishub pada tahun 2021 lalu dimana anggaran yang diberikan sangat kecil pada saat itu yaitu kurang lebih senilai Rp 49 juta per tahunnya.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pelayaran Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Sukarman mengungkapkan ditahun-tahun berikutnya ada peningkatan anggaran pemeliharaan setelah memberikan data konkret kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terkait pengadaan PJU yang masih banyak dibutuhkan di Kota Tarakan.

Baca Juga :  Mahasiswa Datangi DPRD Tarakan Tuntut soal Gas LPG

“Kita diawal ada 1.200 PJU yang mati sampai sekarang insyaallah sisa 600 sampai 800 titik. Itu pun kondisinya masih pakai bola lampu konvensional yang sebenarnya nggak standar untuk di jalan,” ujar Sukarman (6/11/2023).

Sukarman menjelaskan, PJU yang menggunakan lampu konvensional tidak berstandar sehingga mudah rusak terlebih saat terjadi cuaca buruk dan usia penggunaannya pun tidak lama hanya bertahan paling lama 6 atau 8 bulan. Oleh karena itu, pihaknya akan mencoba untuk mengusulkan tahun ini untuk mengganti lampu konvensional tersebut menjadi lampu Lumiere.

Baca Juga :  Para Tenant THM Plaza Kecewa atas Keputusan Pemkot Tarakan

“Kalau 5 tahun rusak bisa diganti oleh pabrikan. Bahkan yang terpasang di Jalan Mulawarman menggunakan lampu Luminer sudah bertahan 7 atau 8 tahun,” ungkapnya.

Lanjutnya, biaya perawatan PJU membutuhkan biaya besar mencapai miliaran rupiah. Namun, anggaran yang diterima Dishub Tarakan sangat kecil hanya senilai Rp 180 juta. Pihaknya pun membeberkan di daerah lain mengeluarkan anggaran miliaran per tahun untuk perawatan PJU, idealnya dibutuhkan 10 miliar untuk mengganti semua PJU yang rusak.

“Kami sudah sampaikan ke Wali Kota, anggota dewan dan pimpinan kita di atas. Intinya memberikan data konkrit bahwa PJU masih sangat dibutuhkan di lapangan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemkot Beri Waktu 2 Minggu ke Tenant untum Daftar Sewa Bangunan di THM Plaza

Menurutnya, PJU memerlukan perhatian lebih karena jika mati akan membahayakan masyarakat. “Gelapnya daerah ini tentu akan memancing kejahatan. Di Tarakan, alhamdulillah dari Simpang 4 KFC sampai ke arah Lingkas Ujung Pelabuhan lampu sudah diganti sehingga sudah terang,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2519 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *