Peringati HUT ke-91 GKII, Wagub Kaltara Ceritakan Sejarah Misionaris Pertama di Krayan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Hadiri peringatan HUT ke-91 Misi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Krayan yang berlangsung lewat ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. Yansen TP, M.Si., menceritakan sejarah awal masuknya agama kristen ke Krayan sekaligus lakukan launching buku dan seminar Misi HUT GKII Daerah Krayan di GKII Desa Long Umung, Kecamatan Krayan Timur.

Yansen sapaannya menceritakan bagaimana perubahan yang luar biasa saat Injil yang dibawa oleh Rev. William Ernest Presswood asal Amerika Serikat (misionaris pertama) ke Krayan berdampak pada peradapan tata kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Siapkan Rp701 Miliar, Bank Indonesia Sediakan 36 Titik Penukaran Uang di Kaltara

“Sebelumnya orang krayan hidup dalam animisme, setelah hadirnya Presswood semua berubah ke arah kebaikan sesuai dengan tema seminar saya Injil Membelah Kegelapan Dunia Krayan”, kata Yansen pada Ahad, 22 Oktober 2023.

Dari hal itu, Yansen pun mengaku bersyukur karena menjadi bagian yang dapat merasakan langsung dampak perubahan saat Injil hadir dan hidup di Bumi Krayan yang mempengaruhi bagaimana menjalankan hidup sesuai firman Tuhan.

Baca Juga :  Gelombang Tinggi di Perairan Kaltara, BMKG Tarakan Imbau Warga Lebih Waspada

“Di antara kita semua yang ada di Gereja ini, tanpa adanya kehadiran dari missionaris William Ernest Presswood, saya yakin kita semua masih dalam kegelapan,” imbuhnya.

Menurut mantan Bupati Kabupaten Malinau dua periode itu, Injil telah menghadirkan gerakan revolusioner dengan radikal dalam tatanan kehidupan manusia Krayan, yang sebelumnya penuh dengan mistik, supranatural dan tradisional. Hadirnya Injil pun mampu menghidupkan semangat pendidikan dan pemberdayaan.

Baca Juga :  HPN 2026 di Kaltara: Perkuat Sinergi Pers, Pemerintah, dan Masyarakat untuk Daerah Maju dan Berkelanjutan

“Saya mengingatkan kepada para pemuda GKII di Krayan untuk terus menanamkan semangat menjaga dan merawat kebersamaan untuk membangun peradapan yg religius di Krayan, sebab Injil telah membangkitkan kesadaran pentingnya pendidikan termasuk saya sendiri,” jelasnya.

“Oleh karena itu iapun mengajak segenal jemaat GKII Krayan agar senantiasa bersyukur dalam apa yang sudah didapat dan dicapai saat ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *