benuanta.co.id, BERAU – Industri koperasi di Kabupaten Berau yang diketahui dari 518 yang aktif 152 di antaranya mendapat rekomendasi bakal dibubarkan.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Diskoperindag Berau Hidayat Sorang mengatakan, saat ini banyak koperasi yang aktif dan tidak aktif.
“Selain 152 koperasi yang tak aktif, terdapat 366 koperasi yang aktif. Dalam prosesnya, koperasi tidak aktif biasanya tidak memiliki laporan untuk menjalankan Rapat Anggota Tahunan (RAT),” ucapnya, Senin (16/10/2023).
Sehingga menurutnya sesuai arahan Kementerian RI terkait menyarankan untuk melaksanakan pembubaran kepada setiap koperasi tersebut.
“Sehingga ada beberapa koperasi yang sudah kami usulkan untuk dibubarkan. Namun yang menjadi masalah pengurusnya sudah tidak ada,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kesehatan koperasi harus terdapat pada RAT, karena setiap anggota dapat memberikan masukan terhadap apa yang akan dicapai pada koperasi setiap tahunnya.
“Namun yaitu ada kendalanya sulitnya mengumpulkan anggota koperasi,” ujarnya.
Pasalnya para anggota tersebut bekerja di siang dan istirahat saat malam hari dan inilah membuat sukar untuk mengumpulkan anggota dalam RAT.
“Untuk membuat rapat anggota tahunan itu sulit. Jadi kami menyarankan untuk di selangkan waktunya,” bebernya.
Selain itu baru-baru ini pihaknya pergi ke Kampung Talisayan untuk memberikan arahan untuk pengawasan dan pengendalian kepada Koperasi yang belum menjalankan RAT.
“Kami memberikan masukan untuk melaksanakan RAT, karena sangat penting untuk kesehatan koperasinya dan untuk anggotanya, agar dapat mengerti,” jelasnya.
Saat ini Hidayat mengatakan, ada sebanyak 64 koperasi dari 366 Koperasi aktif yang sudah menjalankan RAT. Sehingga pihaknya mencoba untuk mendorong semua koperasi segera melaksanakan RAT.
“Sehatnya itu yah karena dia RAT, sehat melaksanakan RAT,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie
Editor: Ramli







