benuanta.co.id, BERAU – Meski sempat mengalami kenaikan harga beras, Dinas Pangan Kabupaten Berau memastikan stok beras masih tergolong aman untuk lima bulan ke depan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan.
“Kenaikan harga itu diakibatkan fenomena El Nino yang membuat banyak petani gagal panen,” ucapnya Senin (9/10/2023).
Meski begitu, kata dia hal tersebut tidak begitu berpengaruh pada persediaan beras di Kabupaten Berau.
“Karena di mana stok beras yang ada mampu bertahan hingga lima bulan ke depan. Jadi itu lebih dari tahan dari standar yang ditentukan,” ungkapnya.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak Bulog dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sebab kata dia Program yang diluncurkan pemerintah itu sebagai bentuk lain operasi pasar (OP) yang sebelumnya dilakukan untuk mengintervensi pasar.
Termasuk fungsi SPHP menggunakan beras cadangan pemerintah di gudang Perum Bulog, dijual dalam kemasan, bukan lagi curah.
“Jadi ada beras yang kualitas medium yang harganya itu lebih rendah dari harga medium yang lain dengan harga Rp11.500 per kilo dan itu ada di Bulog san disebar ke warung-warung juga,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie
Editor: Nicky Saputra







