benuanta.co.id, BERAU – Progresif pekerjaan perbaikan konstruksi baru Jembatan Sei Satta di Jalan Poros Tanjung Batu yang diproyeksikan bakal rampung pada bulan Desember mendatang kini sudah mencapai 48 persen.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Benny Sepriady Panjaitan mengatakan jembatan yang mampu memangkas jarak tempuh menuju Tanjung Batu, Pulau Derawan itu nantinya akan punya ornamen cantik pendukung akses menuju wilayah pariwisata.
“Nanti juga akan diberikan ruang terbuka pada sisi timur jembatan. Jadi nanti akan ada lahan disisi jembatan. Dekat beronjong yang kita pasang,” ungkapnya Minggu (24/9/2023).
Tujuan sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan mengelola ruang terbuka sebagai objek wisata atau lokasi singgah selama perjalanan.
“Kami berharap, peluang itu bisa disambut baik oleh pemerintah kampung. Kita harap nanti dikelola, baik untuk tujuan wisata ataupun sebagai lokasi pelepas penat perjalanan,” ucapnya.
Saat ini, kata dia, Jembatan Bailet sebelumnya sudah dibongkar, bahkan Abutmen sudah dipasang dan setelah selesai nantinya akan dilanjut dengan pemasangan girder jembatan.
“Prediksi pekerjaan akan rampung pada Desember mendatang. Kita harap cepat selesai. Bahan sudah datang semua tinggal eksekusi saja,” ujarnya.
Bahkan menurutnya jembatan tersebut akan menjadi jembatan tipe A, di mana kualifikasinya adalah jembatan dengan lebar badan jalan 9 meter dan efektif 7 meter dengan panjang lintasan 30 meter.
“Kalau sudah permanen, itu akan menggantikan Jembatan Bailey yang selama ini digunakan,” bebernya.
Beny pun menyebut, bahwa pekerjaan tersebut menelan anggaran mencapai Rp 24,5 Miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau senilai Rp 9 Miliar serta Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur.
“Sumber dana sendiri, itu dari Bankeu sekitae Rp 16 Miliar dan sisanya dari APBD Berau,” tuturnya.
Selain itu, pekerjaan tersebut akan berlangsung selama 210 hari kerja, namun Benny menegaskan bahwa proyek ini akan rampung pada Desember 2023 mendatang.
“Tentu kita tidak akan mengurangi kualitas, semua dikerjakan dengan terap memperhatikan spesifikasi. Dirargetkan Desember nanti targetnya selesai,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie
Editor: Yogi Wibawa







