Tarakan – Perum Bulog Sub Divre Tarakan kembali melakukan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap II yang ditandai secara simbolis oleh Wali Kota Tarakan didampingi pihak Bulog, Kamis (21/9) di depan gudang Bulog.
Diketahui, penyaluran tahap I telah diselesaikan pihak Bulog bersama pemda Tarakan pada bulan Juli kemarin. Sementara tahap II ini alam mengcover bantuan untuk tiga bulan ke depan yakni September, Oktober dan November.
Bantuan pengan beras ini diberikan pemerintah sebanyak 10 kg tiap bulannya untuk satu orang penerima manfaat. Sehingga dirapel untuk tiga bulan maka tiap orang akan menerima 30 kg.
Penyaluran tahap kedua ini untuk Kota Tarakan jumlah penerima manfaat sekitar 7 ribuan orang yang tergolong tidak mampu. Jika dikalkulasikan maka Bulog akan mendistribusikan sebanyak 210 ton beras dari gudangnya.
Kepala Perum Bulog Sub Divre Tarakan, Apriansyah, mengatakan sesuai hasil rapat koordinasi pihaknya akan melakukan droping point bantuan pangan Perum Bulog untuk kota Tarakan di tiap kelurahan. Nantinya akan ada tim pendamping yang akan membagikan kepada warga.
“Kita minta tim di kelurahan bisa membantu dalam pembagiannya,” ucap Apriansyah kepada awak media.
Ia menambahkan, kualitas beras yang disalurkan karena ngambil dari cadangan beras pemerintah yang kita kelola jenisnya premium. Adapun asal beras dari Thailand dan Vietnam. “Kalau sesuai aturan menteri perdagangan butir patah 15 persen masih masuk kategori premium, karena ini impor dari luar negeri untuk di gudang Bulog maka statusnya beras medium cadangan pemerintah,” jelasnya.
Menurutnya, pendistribusian tahap satu telah selesai disalurkan di bulan Juli, untuk tahap dua Bulog menargetkan selesai pendistribusian pada bulan November ini.
“Kita melayani seluruh Kaltara,” imbuhnya.
Sementara Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes mengharapkan bantuan pangan beras ini memberikan manfaat kepada penerima di Tarakan di tengah situasi Indonesia menghadapi dampak El Nino.
“Sesuai instruksi Presiden ke kementerian segera mempercepat penyaluran itu, karena akibat kekeringan (El Nino) tidak ada hujan di beberapa daerah, bantuan ini untuk masyarakat kurang mampu supaya bisa merasakan manfaatnya,” ungkap Khairul.(*)







