benuanta.co.id, Bulungan – Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus membuat terobosan jitu dalam menangani berbagai persoalan di perbatasa.
Diungkapkan Kepala BPPD Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi pihaknya telah membuat dan memetakan daerah perbatasan. Salah satunya adalah topografinya serta tantangan, hambatan dan gangguannya.
“Ini akan kita sampaikan kepada pemerintah pusat, kita mendorong dan mendesak kepada kementerian terkait seperti Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Kemendagri dan BRIN agar membantu perbatasan,” ucap Ferdy kepada benuanta.co.id pada Senin, 18 September 2023.
Kata dia, jika hanya pemerintah daerah yang bergerak akan memiliki keterbatasan dalam melakukan pembangunan di wilayah perbatasan. Tetapi ketika kementerian lembaga terkait yang turun tangan maka bisa dipastikan permasalahan perbatasan akan selesai.
“Mereka inikan punya banyak anggaran, kalau kita masih memiliki keterbatasan,” jelasnya.
Lanjutnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara telah mendorong dan meminta BPPD Kaltara untuk mencari terobosan agar perbatasan dapat terbangun, tentunya dengan campur tangan pemerintah pusat.
“Yang terpenting adalah membuka isolasi,” tegasnya.
Ferdy menyampaikan ada 6 hal yang harus dibenahi untuk wilayah perbatasan yakni jalan, listrik, telekomunikasi, pembangunan perekonomian masyarakat, pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang di dalamnya ada pendidikan dan pembangunan kesehatan.
“Ada 5 yang harus dibenahi dan 3 yang akan menjadi episentrum untuk mendorong pembangunan lainnya yaitu jalan, listrik dan telekomunikasi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Nicky Saputra







