Pemprov Kaltara Kebut Infrastruktur untuk Konektivitas Wilayah

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Infrastruktur sebagai salah satu solusi dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara (Kaltara) dan menjadi fokus pemerintah saat ini.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kaltara Bertius, menyebutkan sebagai contoh sektor pertanian akan bergerak ekonominya bila infrastruktur terbangun dengan baik karena jalan produksi ada.

“Kalau tidak ada tentu akan susah, itu mengapa infrastruktur menjadi prioritas,” ucapnya, Kamis (14/9/2023)

Baca Juga :  Pendaftaran Lomba Inovasi Daerah 2023 Diperpanjang

Bertius menjelaskan, infrastruktur menjadi prioritas lantaran masih banyak wilayah di Kaltara membutuhkan konektivitas. Seperti pembangunan jalan di Kecamatan Krayan, Desa Binusan, Kabupaten Nunukan misalnya. Kemudian ada ruas Jalan Tanah Kuning menuju Mangkupadi, di Malinau Jalan Ring Road simpang empat pusat pemerintahan.

“Untuk wilayah perbatasan tahun ini pembangunannya masuk dalam reguler,” terangnya

Infrastruktur yang ditangani pusat, mulai jalan di Malinau ke Long Bawan. Apalagi Agustus lalu  rombongan Gubernur Kaltara sudah melihat langsung kondisi jalan menuju Krayan dari Malinau, melalui jalan darat untuk memastikan jalan bisa tembus. Proyek pembangunan infrastruktur diharapkan bisa selesai tahun ini, sehingga akses menuju Krayan bisa dilalui.

Baca Juga :  Prevalensi Stunting di Dua Daerah di Kaltara Masih Tinggi

“Hal tersebut sangat membantu untuk mendistribusikan barang dan kebutuhan masyarakat setempat,” imbuhnya.

Sementara infrastruktur prioritas ditangani provinsi, seperti Jalan Lingkar Krayan, membutuhkan waktu yang cukup panjang dan memakan anggaran. Sementara jalan kabupaten seperti desa-desa hanya perbaikan, namun jika ditanyakan kapan perbaikan infrastruktur selesai, membutuhkan waktu cukup panjang.

Dalam proyek itu, ada yang masuk proyek strategis dan reguler. Meski berbeda, penganggarannya tetap sama.

Baca Juga :  Bappeda Litbang Kaltara Gelar Penyusunan Indikator Penilaian Reformasi Birokrasi Perangkat Daerah

“Tapi yang reguler tidak kalah penting, karena memberi dampak kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ikke

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *