Warga Pesisir Minta Kepolisian Ikut Jaga Keamanan

benuanta.co.id, TARAKAN – Ketua RT 19 Selumit Pantai harap aparat kepolisian ikut berjaga dan standby di setiap RT daerah Kelurahan Selumit Pantai untuk mengantisipasi kembali terjadinya teror penyiraman minyak tanah dan pembakaran yang belakangan ini marak terjadi di wilayah pesisir Kota Tarakan.

Hal itupun dibenarkan oleh Ketua RT 19 Selumit Pantai, Muhammad Johansyah (64), menurutnya dengan adanya kejadian yang sangat meresahkan warga karena ulah orang tak dikenal membuat warga kerap mengeluh.

Baca Juga :  Satradar Tarakan Titik Pantau Hilal Ramadan 1447 H

“Sebetulnya harus ada (aparat yang standby, red) ini kan sudah beberapa hari, sudah mau satu minggu terjadi begini (teror, red),” ujar Johansyah, Kamis (7/9/2023).

Lanjutnya, seharusnya di setiap RT setidaknya ada satu aparat kepolisian yang ikut berjaga. Ia telah memberikan saran kepada pihak polres yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) namun belum ada tanggapan.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Muhammadiyah Tarakan Gelar Tarhib Penguatan Spiritual Umat

“Saya minta kan tolonglah kalau bisa anggota dari kepolisian yang mengayomi masyarakat bisalah hadir disini,” jelasnya.

Ungkapan tersebut bukan tak mendasar, hal itu dipaparkan Johansyah mengingat kelurahan Selumit Pantai merupakan daerah rawan di teror karena merupakan daerah pesisir dengan padat penduduk. Apalagi melihat kembali kejadian sebelumnya para pelaku memang sudah mengincar daerah tersebut.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

“Dia sudah bilang iya (aparat kepolisian, red) nanti kita sampaikan ke komandan tapi belum ada feedback,” pungkasnya.(*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *