benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran berturut-turut terjadi di kawasan pesisir. Titik api berasal dari rumah kosong tanpa aliran listrik. Beberapa kasus kebakaran sebelumnya pun sama disebabkan korsleting listrik.
Agus (nama samaran) menjelaskan api dia yakini berasal dari rumah warga bernama Bustang. Saat melakukan evakuasi barang berharga, api masih berada di dapur rumah Bustang.
“Anak saya teriak agar saya kembali, saat saya melihat rumah api sudah besar mengenai rumah,” ucap Agus.
Agus mempertanyakan keberadaan rumah kosong yang tak berpenghuni. Ia mengaku jika rumah tersebut sudah tidak memiliki aliran listrik.
“Itu (dugaan korsleting listrik, red) menjadi tanda tanya besar (sebagai penyebab kebakaran, red) buat saya, rumah tanpa penguni dan tanpa listrik menjadi sumber awal api pertama,” bebernya.
Agus menerangkan, kejadian musibah kebakaran terjadi pada pukul 02.00 WITA kemudian, api tambah membesar pada pukul 03.00 WITA.
“Rumah berdempet dan sebagian besar rumah kayu,” terangnya
Agus membeberkan, rumah kosong milik Bustang sudah lama ditinggal namun statusnya disewakan. Namun, kondisi rumah tersebut tidak terawat.
“Ada 3 tahunan diperkirakan sudah tidak di tempati, lihat saja lantai kayunya sudah lepas semua,” imbuhnya.
Agus tidak ingin bercerita panjang lebar ihwal kecurigaan tersebut. Ia berencana berkisah panjang lebar kepada Walikota Tarakan nantinya.
“Saya tidak mau cerita dulu, tapi saya akan selidiki penyebabnya,” tegasnya.
Agus mengisahkan bahwa kebarakan ini terjadi berturut selama dipesisir. Sebelumnya kawasan ini sudah terjadi musibah kebakaran, namun segera teratasi.
“Dan ahkirnya ini sudah kejadian, lokasi kebakaran merupakan kawasan tengah yang berada di belakang BRI,” tutupnya.(*)
Reporter: benuanta.co.id







