Kapolres Berau Launching Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Gunung Panjang

benuanta.co.id, BERAU – Semakin berkembangnya cara peredaran narkotika, psikotropika dan bahan adiktif berbahaya lainnya di Bumi Batiwakkal yang kian cepat hingga pelosok perkampungan dan desa.

Kapolres Berau AKBP Steyven Jonly Manopo hari ini bersama Bupati Berau Sri Juniarsih Mas serta unsur forkopimda melakukan launching kampung bebas narkoba di Kantor Kelurahan Gunung Panjang.

“Kita juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi Kaltim. Terbentuknya kampung bebas narkoba ini sebagai bentuk langkah preventif penegakan hukum pada aktivitas peredaran narkoba di Berau harus ditekan,” ungkapnya, Selasa (22/8/2023).

Pasalnya sepanjang tahun 2022 lalu berdasarkan data yang dimiliki Polres Berau penyalahgunaan narkoba mencapai 92 kasus.

“Sepanjang tahun 2022 lalu mulai periode  Januari sampai Desember ada sebanyak 92 kasus. 14 kasus ditangani Polres Berau dan 78 kasus ditangani jajaran Polsek,” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Truk Muatan Alat Berat Kecelakaan Sebabkan Pengemudi Meregang Nyawa

Selain itu, Stenly juga menyebutkan pada tahun 2021 ada 81 kasus.

“Lalu tahun 2023 dari bulan Januari sampai bulan Agustus berjumlah 48 kasus. Dengan rincian polres Berau 32 kasus dan Polsek jajaran sebanyak 16 kasus,” ungkapnya.

Secara khusus sebagai informasi tahun 2022 lalu untuk di Kelurahan Gunung Panjang kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 7 kasus.

“Dan itu ditangani polres Berau dan jajaran yang dimana tempat pengungkapan di kelurahan gunung panjang. Lalu periode 2023 dari Januari sampai Agustus ada 2 kasus ditangani oleh penyidik polres Berau,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan dengan terjadi penurunan drastis kasus penyalahgunaan narkoba di Kelurahan Gunung Tabur pada tahun 2023 ini.

Baca Juga :  Punya Kebun Cokelat Sejak 2002 dan Dapat Pembinaan Penuh dari PT Berau Coal

“Dapat saya pastikan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah ini ada penurunan sebesar 71 persen,” jelasnya.

Sehingga pihaknya menjelaskan punya alasan kuat memilih Kelurahan Gunung Panjang sebagai Kampung Bebas Narkoba.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kelurahan gunung panjang,” terangnya.

Menurutnya kalau melihat berdasarkan data tersebut dari tahun ke tahun ada mengalami peningkatan terkait penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Berau.

“Kalau saya mengkategorikan sepertinya kabupaten Berau ini sangat tinggi terkait peredaran narkobanya,” ujarnya.

Sehingga ia mengajak seluruh unsur forkopimda dan stakeholder terkait hingga masyarakat untuk saling kerja sama memberantas narkoba.

“Karena bukan peran kami saja dari pihak kepolisian untuk memberantas narkoba. Tetapi adalah tugas kita semua. Karena narkoba bukan hanya menyasar ke anggota TNI Polri. Tetapi sasarannya ke kita semua,” bebernya.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Kaltim Sebut Masih Review UU Cipta Kerja

Termasuk peran orang tua dalam mengasuh anak-anak harus lebih intens memberikan perhatian tentang bahaya penggunaan narkoba.

“Karena kalau di kampung-kampung itu kan ada Babinsa dan bhabinkamtibmas. Di dalam rumah ada orang tua. Dan pengedar ini adalah target utama kami untuk ditangani lebih lanjut,” pungkasnya.(*)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2655 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *