Disdikbud Ingatkan Pentingnya Dapodik untuk Terima Bantuan Opersional Sekolah

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Usai dilaksanakannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 untuk pelajar SMA, SMK dan SLB. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), akan siapkan data para pelajar untuk dimasukkan ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sekretaris Disdikbud Kaltara, Sudarsono masuknya data pelajar ke sistem Dapodik sangat penting karena akan menjadi acuan dari Kemendikbud dan Disdikbud untuk memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“BOS ini acuannya ada pada peserta didiknya, semakin banyak peserta didik di sekolah itu, maka akan semakin besar juga nominal BOS yang akan diberikan,” kata Sudarsono, Senin, 21 Agustus 2023.

Baca Juga :  Kota Tarakan Juara Umum O2SN Jenjang SD dan SMP 

Ia mengungkapkan, setiap tahun Disdikbud Kaltara akan mengusahakan semua siswa terdaftar dalam dapodik. Pihaknya juga terus mengupayakan peningkatan kualitas lulusan dan kesejahteraan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan.

“Gubernur meminta kita semua untuk care (peduli) ke pendidikan. Sehingga kami memberikan yang terbaik untuk anak didik dan tenaga pendidik serta kependidikan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk nominal BOS-nya sendiri, dijelaskan oleh Sudarsono akan menyesuaikan dengan jumlah peserta didik yang ada di setiap Sekolah. Pasalnya untuk BOS sendiri memang harus menyasar langsung kepada peserta didik.

Baca Juga :  PPDB Ditutup, Disdikbud Lakukan Perangkingan bagi Pelajar Belum Tertampung 

“Rumus dan hitungannya ada daj itu disesuaikan dengan jumlah peserta didiknya, makanya saya katakan tadi semakin banyak peserta didiknya maka semakin banyak juga BOS yang akan diterima. Namun secara individu pembagiannya tetap sama,” Jelasnya.

Di sini ia kembali menegaskan dana BOS digunakan untuk biaya operasional sekolah seperti gaji guru dan karyawan, kebutuhan belajar mengajar seperti buku dan alat tulis, serta keperluan lainnya seperti biaya listrik, air, dan perawatan gedung sekolah.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Sebut Pengadaan Lahan SMA di Tarakan Ditentukan Tim Appraisal

“Artinya sekolah tidak boleh menggunakannya di luar dari aturan, jikapun ingin melakukan penambahan bangunan atau renovasi sekolah, maka harus menggunakan anggaran yang berbeda dan harus diajukan dulu ke dinas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2585 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *