Polisi Periksa Saksi soal Mayat Membusuk di Kebun Sawit Binusan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Hingga kini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan sosok mayat yang ditemukan warga terkapar di ladang perkebunan sawit di Desa Binusan dengan kondisi sudah membusuk pada Rabu, (16/8/2023) lalu.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Nunukan IPDA Disco Barasa mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan kini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi.

“Jenazah korban semalam langsung kita bawa ke RSUD Nunukan untuk dilakukan autopsi, sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” ungkap Barasa kepada benuanta.co.id, Kamis (17/8/2023).

Baca Juga :  Perketat Pengawasan WNA, Imigrasi Nunukan Buka Pelaporan Online

Sementara itu, dari keterangan Rudi Ketua RT 13, Jalan Sungai Apuk, Desa Binusan mengatakan jika mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Firman sekitar pukul 15.00 Wita di Kilo 9, Jalan Sungai Banjar, RT 7, Desa Binusan.

Bahkan, mayat yang ditemukan tersebut sudah dalam keadaan nyaris sisa tulang. Tapi ia dan warga sekitar memastikan jika mayat itu merupakan Jalil yang juga merupakan warga Sungai Apuk. Hal ini lantaran, Jalil merupakan pria paruh baya yang diketahui bekerja sebagai buruh penombak di perkebunan sawit milik Amrizal.

Baca Juga :  Faisal Ditemukan Mengapung, Tubuhnya Masih Utuh Usai Dikabarkan Diterkam Buaya

“Ia sudah membusuk, perkiraan mungkin pak Jalil ini sudah meninggal beberapa hari yang lalu, karena informasi dari pak Firman terakhir dia ketemu dengan pak Jalil ini Kamis lalu,” ungkap Rudi.

Rudi menyampaikan, jika Jalil yang diperkirakan berumur sekitar 53 tahun ini, tinggal seorang diri di rumahnya yang berada di Desa Binusan.

Baca Juga :  Batik Khas Nunukan Unik dan Menarik 

“Dia ini kan tinggal sendiri, jadi saat tidak pulang-pulang ke rumah tidak ada yang mencari, kalau pak Firman yang temukan mayat itu dia pembeli sawit, jadi tadi katanya dia ke rumahnya korban tapi yang bersangkutan tidak ada, makanya dia ke kebun, nah saat itulah dia dapat pak Jalil ini sudah meninggal di pinggir gunung,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *