benuanta.co.id, BULUNGAN – Salah satu cara upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bulungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan kini manfaatkan petugas Masyarakat Peduli Api (MPA) yang sudah dibentuk.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bulungan, Rapidin mengatakan wilayah desa yang kerap terjadi karhutla di Bulungan. Di antaranya Desa Wonomulyo, Metun Sajau, Sajau Hilir dan Pura Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur kini sudah ada petugas MPA.
“Beberapa desa kita sudah bentuk MPA, termasuk karhutla yang di Desa Gunung Sari itu sudah ada MPA begitu Desa Jelarai juga sudah ada,” jelasnya kepada benuanta.co.id, Kamis, 10 Agustus 2023.
Dia menyebutkan jika MPA ini penting keberadaannya selain sebagai petugas yang melaporkan terjadinya karhutla juga bertugas untuk melaksanakan pemadaman.
“Hampir desa-desa di Tanjung Palas Timur itu sudah punya MPA, baik yang dibentuk oleh Dinas Kehutanan maupun dari BPBD,” tuturnya.
Kata dia, anggota MPA setiap desa mencapai 10 hingga 15 orang yang telah dibekali pelatihan penanggulangan bencana.
“Untuk alat padam itu diberikan oleh pemerintah desa tergantung dari anggaran desanya,” imbuhnya.
Tak hanya dengan MPA, BPBD Bulungan juga jalin kerjasama dengan perusahaan yang ada untuk mendukung jika adanya kebakaran agar melakukan pemadaman.
“Perusahaan juga ikut turut melakukan upaya pemadaman, bahkan kemarin ada yang menyiapkan air,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Yogi Wibawa







