Kerugian Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk di Berau Ditaksir Rp 2,5 Miliar

benuanta.co.id, BERAU – Satreskrim Polres Berau saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya kebakaran di Jalan Mulawarman, Kelurahan Bugis, Gang Rumbia, dan Gang Ruhui Rahayu Jumat (4/8/2023) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priatna mengatakan, saat ini penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Kendati demikian, dugaan sementara berasal hasil penyelidikan Polres Berau dari kosleting arus listrik di salah satu rumah warga.

Baca Juga :  Kejari Berau Masih Dalami Dua OPD yang Lalai Pakai Anggaran Pemkab

“Untuk penyebab pastinya, belum diketahui. Dan kami pun masih melakukan penyelidikan,” ujarnya Ahad (6/8/2023).

Dikatakannya pula dalam peristiwa kebakaran rumah padat penduduk tidak menimbulkan korban jiwa. “Untuk korban jiwa, nihil,” ucapnya.

Bersama dengan peristiwa kebakaran permukiman padat penduduk itu, kata dia, penyelidikan sementara ada 3 unit kendaraan roda dua ludes serta 1 unit kendaraan roda 4 pun ikut terbakar.

“Mayoritas dari pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharganya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Atasi Masalah Air Biduk-Biduk, Sumur Belanda Diharapkan Jadi Solusi

Sementara itu, berdasarkan dari perhitungan kerugian yang dialami oleh para korban kebakaran, dirinya menyebut hingga Rp 2,4 miliar.

“Total kerugian yang kami data mencapai angka Rp 2,4 miliar,” bebernya.

Terpisah, Ketua RT 07 Jalan Mulawarman Kelurahan Bugis, Ramlan menambahkan total rumah yang terbakar ada 12 unit.

“Data sementara yang kami himpun ada yang satu rumah itu ada 2 sampai 3 KK dan rumah warga yang terdampak kebakaran ada 40 jiwa,” tuturnya.

Baca Juga :  Kapal Pemancing Tenggelam Dihantam Ombak, 6 Orang Selamat di Perairan Bidukbiduk

Selain itu, para pengungsi rumah kebakaran tersebut sementara tinggal di rumah dinas camat samping SMP 1 Berau,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2584 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *