Personel Terbatas, Pengamanan PSN KIPI Oleh Koramil Tanjung Palas Timur Tetap Terlaksana

benuanta.co.id, BULUNGAN – Selain memiliki tugas membela dan menjaga kedaulatan negara, Kodim 0903/Bulungan juga fokus melakukan pengamanan terhadap objek vital nasional. Yakni Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Komandan Kodim 0903/Bulungan Kolonel Inf Victor Andhyka Tjokro, bentuk perhatian terhadap proyek strategis nasional (PSN) di wilayah itu dibentuk pos pengamanan yang bersinergi dengan kepolisian.

“Di kawasan industri itu ada personel kami ikut membekap pengamanan, harapannya kegiatan PSN ini dapat berjalan dengan lancar tidak ada halangan,” ucap Kolonel Victor kepada benuanta.co.id, Kamis, 3 Agustus 2023.

Baca Juga :  DLH Bulungan Apresiasi Kampanye Pelestarian Lingkungan di Musik Alam Fest 2K23

Dia menjelaskan jika diawal kegiatan dilakukan banyak penolakan yang dilakukan masyarakat, tapi setelah diberikan edukasi, pemahaman dan pengetahuan tentang hadirnya PSN ini akan berdampak positif bagi masyarakat.

“Kita berikan pengetahuan tentang PSN, karena yang mendapatkan hasilnya juga masyarakat. Tinggal merubah mindset-nya saja,” paparnya.

Dirinya mengakui jika jumlah personel TNI AD di Koramil 0903-07 Tanjung Palas Timur yang sebelumnya masih berbentuk Posramil, setelah ditingkatkan personelnya masih minim.

Baca Juga :  Gerindra di Bulungan Target 5 Kursi di Pemilu 2024

“Karena keterbatasan personel, Danramil-nya belum ada perwira tapi kita sudah mengajukan ke satuan atas,” jelasnya.

Dirinya berharap jika Koramil 0903-07 Tanjung Palas Timur mendapatkan dukungan personel, maka tugas pokok dari Kodim 0903/Bulungan dapat tercapai.

Terkait kebutuhan personel disetiap Koramil itu tergantung dengan wilayah desa, dimana 1 desa idealnya 1 bintara pembina desa (Babinsa).

Baca Juga :  Bupati Respons Positif Kampanye Pengurangan Sampah Plastik di Musik Alam Fest 2K23

“Saat ini di Koramil Tanjung Palas Timur jumlah personel kita yang harusnya ada 15 orang, itu baru setengahnya atau hanya 8 orang saja,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *