Curi iPhone 11 Promax Milik Temannya, Dijual ke Berau untuk Beli Oppo

benuanta.co.id, TARAKAN – Pria berinisial W (22) diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Tarakan lantaran melakukan pencurian satu unit iPhone dan satu unit motor di salah satu Toko Asia Fashion. Tindak kriminal W ini dilakukannya pada 18 Juni 2023 sekira pukul 10.15 WITA .

Saat itu korban dan pelaku berada di toko tersebut. Pelaku pun berdalih hendak meminjam motor korban dengan merk Honda Beat warna ungu guna membeli sesuatu. Setelah beberapa lama meminjam motor korban, pelaku pun kembali tanpa membawa motor yang dipinjamnya.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Lantamal XIII Tarakan Panen Raya Serentak

“Korban tidak tahu saat pelaku kembali dengan tidak membawa motor,” sebut Kasat Reskrim Polres Tarakan,AKP Randhya Sakthika Putra, Selasa (1/8/2023).

Tanpa menaruh kecurigaan terhadap pelaku, korbanpun menuju kamar mandi. Merasa korban lengah, pelaku pun mengambil handphone korban dan pergi dari Toko Asia Fashion.

Diketahui, pelaku pun sempat melarikan diri ke Berau dan menjual handphone korban dengan merk iPhone 11 Promax di salah satu konter hp yang ada di Berau. Hasil penjualan itu, digunakan pelaku untuk membeli satu unit handphone merk Oppo.

Baca Juga :  2 IRT Penjual Sabu Paket Hemat Ditangkap Polisi di Sebatik

“Pelaku menjual dengan harga Rp 2,5 juta. Terus dipakainya untuk beli Handphone Oppo,” sambungnya.

Sementara untuk barang bukti motor sendiri, juga telah dijual Forum Jual Beli di Kota Tarakan. Diketahui, korban dan pelaku merupakan teman biasa dan tinggal bersama di Toko Asia Fashion.

“Korban ini kerja di toko itu. Saat ini Tim Resmob sedang mencari barang bukti motor tersebut,” sambung Randhya.

Setelah menerima laporan pencurian ini, Unit Resmob Satreskrim Polres Tarakan bergerak menuju Berau dan mengamankan W pada 19 Juli 2023. Saat diamankan W sedang berada di kediamannya dan bersikap kooperatif ke petugas.

Baca Juga :  Polisi Musnahkan Barbuk, Ada Kamar Hotel Dijadikan Tempat Membungkus Sabu

“Kita sangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun pidana. Kurang lebih sebulan kita melakukan penyelidikan,” pungkas perwira balok tiga tersebut. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2519 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *