Jemaah Haji Tarakan dan Bulungan Tiba, Koper dan Air Zamzam Nyusul

benuanta.co.id, TARAKAN – Jemaah haji asal Tarakan yang berada di kloter 4 telah menginjakkan kaki di Kota Tarakan Tepat pukul 11.17 Wita dengan Pesawat Citylink pada Kamis, 13 Juli 2023.

Dari 150 jemaah haji Tarakan hanya 149 orang yang kembali ke Tarakan karena satu jemaah wafat di Jeddah, Arab Saudi karena sakit.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Keagamaan (Kemenag) Kota Tarakan Muhammad Aslam mengatakan, jemaah haji tiba di Bandara Juwata langsung dibawa menggunakan bis menuju Masjid Islamic Center kemudian dijemput keluarga.

“Mereka bisa ambil air zamzam dan koper kecil di Kemenag. Koper besar diangkut lewat darat Tanjung Selor kemungkinan menurut Perumda paling lama 4 hari tiba di Kota Tarakan. Jadi cuma bawa tentengan di tangan saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  2 PKL Musiman di Tarakan Barat Ditertibkan Satpol PP

Hal tersebut dilakukan agar jemaah haji tidak berat saat membawa barang sampai kelelahan apalagi jemaah haji merupakan lansia. Tambahnya, pelaksanaan kegiatan ibadah haji pada tahun 2023 ini secara keseluruhan berjalan dengan lancar.

“Nanti ada evaluasi melalui PPIH yang kurang kemarin dievaluasi. Supaya tahun depan yang ibadah haji lebih baik dari tahun ini,” lanjutnya.

Ketua kloter 4 jemaah haji Tarakan, Drs. H. Abdul Basith mengatakan dua jemaah tidak ikut pulang memang memiliki riwayat penyakit. Jemaah pertama mengalami sesak nafas lalu di bawa ke klinik dan dirujuk ke rumah sakit merupakan jemaah haji asal Bulungan. Pasien kedua merupakan jemaah haji Kota Tarakan yang meninggal dunia pada saat akan pulang ke Indonesia.

Baca Juga :  Faktor Konjungsi, Hilal Tidak Terlihat di Tarakan
Jemaah haji Kabupaten Bulungan tiba pada Kamis siang (13/7).

Sementara itu sebanyak 93 jemaah haji asal Kabupaten Bulungan, Kamis (13/7) tiba di Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara) dalam kondisi sehat.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulungan, Muhammad Ramli mengatakan, dari 94 jemaah haji yang tergabung dalam kloter empat tersisa satu jemaah haji yang masih dalam perawatan di rumah sakit Jeddah, Arab Saudi.

“Totalnya ada 94 tapi yang pulang ini hanya 93 karena satu orang sakit dan harus mendapat perawatan, karena ada riwayat penyakit hipertensi, jantung, dan diabetes,” ucapnya.

“Jika kondisi jemaah itu sudah sehat akan dipulangkan dengan jemaah haji di kloter berikutnya, jemaah yang sakit ini lanjut usia atas nama H. Zaini,” ucapannya.

Koper dan Air Zamzam Lalui Jalur Darat dari Balikpapan

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

Adapun yang berkaitan dengan barang bawaan jemaah haji saat ini dalam perjalanan menuju Tanjung Selor dari Balikpapan. Para jemaah haji bisa mengambil di Kantor Kementerian Agama Tanjung Selor dengan membawa paspor sebagai bukti kepemilikan.

“Harus bawa paspor karena dikhawatirkan jika tidak membawa dokumen ditakutkan ada yang mengambil barang milik jemaah. Barang jemaah itu juga diperkirakan sampai malam ini karena menggunakan jalur darat,” terangnya.

Saat disinggung mengenai jatah bawaan air zamzam sebanyak 10 liter, untuk saat ini jemaah asal Bulungan masih membawa sebanyak lima liter. Lima liternya lagi menurut informasi akan diserahkan di kanwil kabupaten kota di Kaltara.(*)

Reporter: Sunny Celine/Ike Julianti

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *