Juni Inflasi di Kaltara 0,37 Persen, Ini Penjelasan Bank Indonesia Kaltara

Tanjung Selor – Inflasi pada bulan Juni 2023 kembali melanjutkan tren penurunan sehingga kembali ke kisaran target 3±1%, lebih cepat dari prakiraan semula. Berdasarkan data BPS inflasi gabungan 2 (dua) Kota IHK Provinsi Kalimantan Utara tercatat 0,37% (mtm) sehingga secara tahunan menjadi 2,91% (yoy) lebih rendah dibandingkan bulan Mei 2023 sebesar 3,07%(yoy).

Inflasi gabungan 2 (dua) kota IHK Provinsi Kalimantan Utara terutama disebabkan oleh peningkatan demand masyarakat seiring momen HBKN Idul Adha di akhir Juni 2023 serta penambahan cuti bersama. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau tercatat memberikan andil inflasi sebesar 0,31% (mtm) didorong komoditas Daging Ayam Ras (andil 0,25% (mtm)) akibat masih tingginya biaya produksi terutama pakan ternak dan day old chicken ditengah peningkatan demand. Inflasi pada bulan Juni 2023 tersebut tetap terjaga dalam kisaran target didukung penurunan tekanan inflasi pada komoditas cabai rawit, udang basah, dan ikan layang yang memberikan andil sebesar -0,11% (mtm), -0,03% (mtm), dan -0,03% (mtm) secara berturut-turut.

Untuk terus menjaga tekanan inflasi berada dalam kisaran target inflasi 2023, TPID se-provinsi Kaltara secara konsisten terus bersinergi dalam pengendalian inflasi khususnya pada momen menjelang HBKN Idul Adha 1444H. Beberapa strategi berlandaskan 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) yang telah dilaksanakan, diantaranya: Penanaman Bibit Cabai dalam rangka GNPIP (5 April 2023), Rakor TPID Kota Tarakan Menjelang HBKN Idul Adha (13 Juni 2023), Pasar Murah bersama dengan Kegiatan Gebyar CBP (25 dan 26 Juni 2023), serta Operasi Pasar TPID Kota Tarakan menjelang HBKN Idul Adha (27 Juni 2023). Ke depan, berbagai kegiatan pengendalian inflasi yang berlandaskan 4K akan terus dilaksanakan untuk mendukung tercapainya target capaian inflasi Gabungan 2 (dua) kota IHK Provinsi Kaltara tahun 2023 pada kisaran 3±1%.

Baca Juga :  Tarik Ulur Akses Dashboard Hambat Ojol Masuk Bandara dan Pelabuhan Tarakan

Intermediasi Perbankan

Pertumbuhan kredit/pembiayaan yang disalurkan oleh bank di Provinsi Kaltara pada bulan Mei 2023 tercatat mengalami peningkatan sebesar 7,77% (yoy) dengan total outstanding Rp14,98 Triliun. Capaian tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 7,52% (yoy) sejalan dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat yang tercermin dari tingginya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bank Indonesia. Pertumbuhan kredit periode laporan didukung dengan kualitas kredit yang masih terjaga dengan NPL Gross di level 0,84%, masih dibawah threshold NPL sebesar 5%.

Sejalan dengan penyaluran kredit, Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Provinsi Kaltara pada bulan Mei 2023 juga meningkat sebesar 20,44% (yoy), lebih tinggi apabila dibandingkan periode sebelumnya sebesar 20,09% (yoy). Peningkatan pertumbuhan DPK periode laporan didorong oleh seluruh komponen DPK khususnya pada komponen Tabungan yang meningkat sebesar 2,96% (yoy), lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 1,69% (yoy). Kondisi tersebut sejalan dengan normalisasi spending masyarakat pasca momen HBKN Idul Fitri 1444 H di bulan April.

Total nominal DPK yang dihimpun perbankan di Kaltara tercatat sebesar Rp18,36 triliun.
Dengan demikian Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 81,56%. Capaian LDR ini mengindikasikan perbankan mampu menjalankan fungsi penyaluran dana yang dikumpulkan melalui nasabahnya kepada sektor riil (intermediasi).

Peningkatan pertumbuhan Total Kredit pada bulan Laporan didukung oleh peningkatan pertumbuhan kredit pada Kredit Investasi (KI) dan Kredit Konsumsi (KK). KI (pangsa 30,46%) mengalami pertumbuhan sebesar 4,95% (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan April 2023 yang juga tumbuh sebesar 4,83% (yoy) dengan outstanding sebesar Rp4,56 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan akselerasi pembangunan infrastruktur dan proyek strategis di Kaltara. KK (pangsa 36,89%) meningkat 9,66% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,33% (yoy) dengan nominal Rp5,53 triliun sejalan dengan peningkatan aktivitas masyarakat dampak pembebasan PPKM sejak awal tahun 2023, serta tingginya optimisme masyarakat yang tercermin Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 130,62 bahkan lebih tinggi dibandingkan IKK sebelum masa pandemi Covid 19. Di sisi lain, Kredit Modal Kerja (KMK) (pangsa 32,65%) tetap tumbuh positif, meskipun mengalami perlambatan. KMK mengalami pertumbuhan sebesar 8,39% (yoy), termoderasi dibandingkan bulan April 2023 sebesar 9,22% (yoy) dengan outstanding sebesar Rp4,89 triliun.

Baca Juga :  PT Pelindo Terminal Petikemas Tarakan Dukung Akselerasi Ekspor Produk Unggulan Kaltara

Peningkatan pertumbuhan penyaluran kredit pada pertengahan triwulan II 2023 ini diyakini merupakan cerminan optimisme perbankan di tahun 2023 sejalan dengan permintaan domestik yang tetap kuat didukung akselerasi pembangunan sejumlah proyek strategis di Kaltara.

Secara sektoral, tiga sektor Lapangan Usaha (LU) utama tetap menjadi andil terbesar pertumbuhan kredit yaitu LU Pertanian dan Kehutanan (26,34%), Perdagangan Besar & Eceran (20,82%), dan Konstruksi (3,25%)
Pertumbuhan positif kredit pada bulan Mei 2023 terutama dimotori oleh beberapa sektor unggulan Kaltara, khususnya LU Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Perikanan. Penyaluran kredit pada LU Konstruksi juga kembali melanjutkan peningkatan pertumbuhan sebesar 73,02% (yoy) dari sebelumnya 66,18%(yoy) sejalan dengan akselerasi pembangunan infrastruktur terutama pembangunan jalan perbatasan di wilayah Prov. Kaltara.

Sedangkan Penyaluran kredit pada LU Perdaganan Besar dan Eceran dan Perikanan tetap tumbuh tinggi masing-masing sebesar 14,23%(yoy) dan 81,53%(yoy) sejalan dengan optimisme masyarakat yang terus tumbuh di tahun 2023 ini.

Perkembangan Sistem Pembayaran Bank Indonesia

Sepanjang Bulan Mei 2023, pelaksanaan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) melalui layanan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang diselenggarakan oleh KPwBI Prov. Kaltara telah berlangsung dengan efisien, aman, andal dan lancar. Hal tersebut tercermin dari tingkat ketersediaan (availability) sistem yang mencapai 100% dan tidak terdapat unsettled transaction.

Baca Juga :  Tarif Ojol Stagnan 4 Tahun, Pengemudi Harapkan Ada Penyesuaian

Nilai transaksi BI-RTGS pada bulan Mei 2023 tercatat mengalami mengalami peningkatan sebesar 1,42% (yoy) menjadi sebesar Rp1.030,29 miliar, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi. Sejalan dengan itu, volume transaksi RTGS tercatat sebanyak 663 transaksi atau meningkat sebesar 7,63% (yoy).

Sejalan dengan itu, nilai transaksi transfer dana melalui SKNBI juga mengalami peningkatan sebesar 2,22% (yoy) menjadi Rp415,80 miliar. Volume transaksi juga mengalami peningkatan sebesar 17,50% (yoy) atau tercatat sebanyak 9.273 transaksi.
Jumlah merchant QRIS di wilayah Provinsi Kalimantan Utara per Juni 2023 kembali meningkat menjadi 58.581 merchant. Jumlah merchant QRIS bertambah 4.972 merchant jika dibandingkan posisi per 31 Desember 2022 (53.609 merchant) atau meningkat sebesar 9,27% (ytd). Peningkatan juga terjadi pada jumlah pengguna baru QRIS di Provinsi Kalimantan Utara, per April 2023 tercatat total terdapat sebanyak 48.688 pengguna QRIS, meningkat sebanyak 11.090 pengguna baru jika dibandingkan 31 Desember 2022 (37.598 pengguna) atau sebesar 29.49% (ytd).

Perkembangan Aliran Uang Rupiah

Sepanjang bulan Juni 2023, terdapat arus uang keluar (outflow) dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara sebesar Rp245,28 miliar atau mengalami penurunan sebesar 33,04% (yoy) dibandingkan dengan Juni 2022. Di sisi lain, arus uang masuk (inflow) tercatat sebesar Rp137,34 miliar atau terkontraksi 9,51% (yoy) dari periode yang sama pada tahun 2022. Dengan demikian, hingga Juni 2023 KPw BI Prov. Kaltara mengalami net outflow sebesar Rp168,54 miliar.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara secara teratur melakukan dropping dan penarikan uang pada 3 (tiga) Kas Titipan Bank Indonesia (Tanjung Selor, Malinau dan Nunukan) sesuai kebutuhan.(*)

Sumber: Bank Indonesia Kaltara

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *