benuanta.co.id, TARAKAN – Padatnya pemukiman warga di daerah Perikanan RT 21 membuat mobil pemadam kebakaran kesulitan dalam mengakses lokasi kebakaran.
Tak hanya akses lokasi, menumpuknya warga di ruas jalan menuju TKP juga terpantau menjadi kendala dari petugas pemadam kebakaran.
Meski saat ini sudah terdapat beberapa bantuan pemadaman dari warga maupun instansi lainnya, api masih terpantau membara di wilayah tersebut. Terhitung kurang lebih 1 jam setengah api tak kunjung padam.
Saat inipun terpantau, warga hanya mengandalkan mesin alkon dan pompa air seadanya. Selang dari petugas PMK sendiri juga minim beroperasi. Terpantau, 3 unit mobil pemadam belum dapat beroperasi dengan baik lantaran akses TKP yang tidak dapat dijangkau.
Adapun spesifikasi bangunan yang terbakar tak hanya rumah, melainkan pos udang dan kepiting di sekitar juga ludes terbakar. Salah satu warga, Ardi mengaku awal mula api berasal dari salah satu bangunan yang merupakan rumah warga.
“Kanan kirinya bangunan kayu. Ada juga pos kurang tahu berapa. Yang jelas itu pos udang dan kepiting,” singkatnya.
Diketahui, kebakaran di Perikanan RT 21 sudah terjadi sejak pukul 10.00 Wita pada Kamis, 29 Juni 2023. Saat inipun warga bersama petugas PMK masih berupaya memadamkan api. (*)
Reporter: Okta Balang/ Endah Agustina
Editor: Ramli







