benuanta.co.id, NUNUKAN – Banjir di Kecamatan Sembakung di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah masih dirasakan warga, khususnya bagi warga di Desa Atap RT 06 dan 07 Kecamatan Nunukan.
Sebenarnya walaupun tidak banjir, tradisi unik dilakukan masyarakat Desa Atap, Kecamatan Sembakung saat merayakan Idul Adha 1444 H adalah beramai-ramai menaiki perahu, melewati sungai, untuk menuju ke Masjid Darulfalah Tambelunu.
Ryan salah satu warga mengatakan, jadi banjir seperti ini mereka sudah terbiasa apalagi jika berpergian ke masjid menggunakan perahu, yang saat ini banjir merendam rumah warga.
“Kami saat ini ke masjid sudah sampai didepan menggunakan perahu, biasanya kita tu tiba di pelabuhan jalan kaki dulu baru ke masjid,” kata Ryan kepada benuanta.co.id.
Lanjut dia, karena banjir sehingga perahu yang mereka gunakan sudah bisa didepan masjid. Dia berharap, banjir di Sembakung segera surut. Dengan begitu warga bisa beraktivitas normal. Begitu juga warga yang ingin beribadah di masjid, tak perlu lagi memakai perahu seperti sekarang.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







