benuanta.co.id, TARAKAN – Sejumlah korban kebakaran di RT 21 kini mengungsi di SDN 019 Strat Buntu, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat.
Lurah Karang Anyar Pantai, Yohannis Kapatoloan menjelaskan, terdapat 200 jiwa korban rumah terbakar di RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai. 200 jiwa ini dari 54 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di 44 rumah yang mengalami kebakaran.
“Berdasarkan data saat ini, untuk jumlah pengungsi ada 200 jiwa yang akan ditampung di SDN 019 Strat Buntu, namun tidak menutup kemungkinan, ada sebagian warga yang mengungsi di rumah keluarganya,” terangnya.
Sementara, terdapat 54 KK yang telah melaporkan diri ke posko SDN 019 Strat Buntu, untuk mempermudah korban musibah kebakaran dalam urusan pelaporan ke tenda pengungsi, pihaknya tidak menetapkan persyaratan khusus.
“Kami tidak menetapkan persyaratan bagi korban kebakaran untuk mempermudah segala proses, kami mengetahui kondisi dokumen penting milik mereka pun ludes terbakar,” ucapnya.
Sejumlah pihak pun telah bersiaga, diantaranya Kecamatan Tarakan Barat, Kelurahan Karang Anyar Pantai, BPBD, PMI Kota Tarakan, Baznas Kota Tarakan, dan Dinas Sosial Tarakan.
“Kami sudah menyampaikan ke atasan baik tingkat kota maupun provinsi untuk kelanjutannya, untuk sementara, korban kebakaran kami tampung selama 7 hari, mungkin lewat 7 hari akan dilakukan tindakan lagi, jadi, pemerintah semua yang menanggung, mulai dari tempat tinggal, kesehatan, bahkan makanannya, ” bebernya.
Adapun sejumlah kebutuhan khusus yang telah disediakan seperti sembako dan makanan siap saji.
“Kami membuka posko bantuan, jika ada yang ingin membantu silahkan untuk datang langsung ke SDN 019 Strat Buntu,” tutupnya.(*)
Reporter: Okta Balang
Editor: Ramli







